Buana Mekar Day Hadirkan Layanan Gratis hingga Karya Siswa Untuk Warga Baleendah

Bandung (BRS) – Warga Baleendah, Kabupaten Bandung, mendapat berbagai layanan sosial dan ruang interaksi dalam perayaan Buana Mekar Day 2026 yang digelar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Buana Mekar, Sabtu (15/8/2026).

Berlangsung di kompleks PKBM Buana Mekar, Jalan Raya Laswi No.56, Baleendah, kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain memperingati kemerdekaan, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana lembaga pendidikan dapat hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat di sekitarnya.

Ketua Yayasan Buana Mekar, Romo FX Sigit Setyantoro Pr, mengatakan keberadaan Buana Mekar sejak awal memang diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kegiatan pendidikan maupun pelayanan sosial diharapkan tidak berhenti sebagai program sesaat.

“Buana Mekar ini sudah hadir cukup lama di tempat ini dan sudah berdampak untuk masyarakat. Kegiatan-kegiatan pembelajaran yang ada di sini kami harapkan juga memang bisa lebih bermanfaat untuk warga masyarakat di sini,” ujar Romo Sigit di sela-sela kegiatan.

Ia menilai kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan membuat semangat kemerdekaan perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata. Salah satunya dengan membangun kebersamaan dan membantu masyarakat memperoleh akses yang dibutuhkan.

“Kita mengisi kemerdekaan ini dengan sesuatu yang bermakna, terutama bagaimana kita bisa bersama dengan warga masyarakat tetap dapat memajukan kesejahteraan di tengah-tengah segala keterbatasan,” katanya.

Romo Sigit juga memastikan pihak yayasan terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk pemanfaatan fasilitas Buana Mekar untuk kegiatan warga.

“Kehadiran yayasan ini di tempat ini untuk warga masyarakat. Jadi ketika itu memang sungguh bisa bermanfaat untuk warga masyarakat, kami sangat terbuka untuk itu,” tuturnya.

Senada dengan itu, Manager Buana Mekar, Sr. Eni dos Santos, RSCJ, mengatakan Buana Mekar Day tahun ini merupakan pelaksanaan kedua setelah kegiatan serupa digelar pada September 2025.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya berisi layanan sosial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperkenalkan kemampuan mereka.

“Di Buana Mekar Day, banyak kami memperlihatkan terutama karya-karya siswa. Untuk sembako murah dan bazar murah, tertujunya kepada masyarakat yang di sekitar, sekiranya bisa bermanfaat bagi warga sekitar,” ujar Sr. Eni.

Tahun ini, panitia menyediakan sekitar 200 kupon untuk pengobatan gratis dan 200 paket sembako murah. Sejak pagi, warga terlihat mengantre untuk mendapatkan layanan tersebut.

Ai Rasiah, warga Baleendah, membeli paket sembako senilai Rp60 ribu yang berisi beras, minyak, gula dan kecap. “Manfaat sekali sambil berobat,” katanya.

Hal serupa disampaikan Dadang, warga RT 08/RW 02, yang menebus sembako murah seharga Rp120 ribu. “Alhamdulillah, semoga Buana Mekar sukses selalu, bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang warga lainnya, Dodo, memanfaatkan layanan kesehatan gratis untuk memeriksakan diare yang dideritanya. Setelah mendapat pemeriksaan dan obat dari dokter, ia mengaku bersyukur karena layanan tersebut diberikan tanpa biaya.

“Gratis, Pak. Saya sangat berterima kasih kepada penyelenggara dan juga ke Dokter Krisna yang sudah memeriksa kesehatan saya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RW 04 Baleendah, Uus Istiana, mengapresiasi keberadaan Buana Mekar yang selama ini turut membantu warga melalui layanan kesehatan, dukungan Posyandu, pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C, hingga fasilitas olahraga.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat, termasuk melalui pemanfaatan lapangan olahraga untuk kegiatan warga secara rutin.

“Semoga ke depannya kita bisa berkolaborasi antara warga dengan PKBM Buana Mekar. Mudah-mudahan semakin solid persaudaraan dan tetap terjaga kerja sama serta tali silaturahmi,” katanya.

Selain layanan sosial, Buana Mekar Day juga diramaikan bazar UMKM, pakaian layak pakai, makanan dan minuman, serta pentas seni siswa berupa tari, nyanyi dan kreasi busana.

Para tamu kemudian meninjau sejumlah ruang praktik, termasuk tata busana, tata boga, serta bengkel perkayuan. Sr. Eni mengatakan PKBM Buana Mekar memiliki empat bidang praktik, yakni tata boga, kecantikan, jahit dan komputer.

“Anak-anak diperkenalkan dengan praktik-praktik seperti itu supaya ketika nanti selesai dari sini mereka bisa melanjutkan skill mereka di dunia kerja. Jadi kita mempersiapkan mereka untuk kerja,” ujarnya.

Melalui rangkaian tersebut, Buana Mekar Day 2026 tidak sekadar menjadi perayaan HUT RI, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan antara pendidikan, pelayanan sosial, pemberdayaan siswa dan kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *