Cikampek Makin Strategis, KAI Commuter Perkuat Simpul Mobilitas Bekasi-Karawang-Purwakarta

Cikampek (BRS) – Cikampek semakin menegaskan perannya sebagai salah satu simpul penting mobilitas masyarakat di kawasan timur Jawa Barat. Tingginya pergerakan pengguna kereta api mendorong KAI Commuter memperkuat fasilitas pelayanan di Stasiun Cikampek melalui pengoperasian hall baru mulai Selasa (11/8).

Pembenahan tersebut tidak sekadar menghadirkan ruang pelayanan yang lebih luas. KAI Commuter menata kembali arus penumpang untuk mengantisipasi tingginya aktivitas masyarakat yang menggunakan Commuter Line Walahar dan Jatiluhur, sekaligus pengguna kereta api jarak jauh yang menjadikan Cikampek sebagai bagian dari perjalanan mereka.

Stasiun Cikampek menjadi titik penting bagi Commuter Line Walahar dengan relasi Cikarang–Purwakarta dan Commuter Line Jatiluhur dengan relasi Cikarang–Cikampek. Kedua layanan tersebut melayani mobilitas masyarakat di kawasan Bekasi, Karawang, Cikampek hingga Purwakarta yang setiap harinya memiliki intensitas perjalanan cukup tinggi.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, misalnya, KAI Commuter mencatat 474.712 pengguna melakukan boarding dan 463.793 pengguna melakukan alighting di Stasiun Cikampek. Jika digabungkan, aktivitas naik dan turun penumpang mencapai lebih dari 938 ribu perjalanan dalam tujuh bulan.

Volume tersebut membuat kebutuhan terhadap fasilitas stasiun yang mampu mengakomodasi pergerakan penumpang menjadi semakin mendesak.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, pengoperasian hall baru merupakan bagian dari upaya menyesuaikan fasilitas stasiun dengan perkembangan jumlah pengguna sekaligus menciptakan alur perjalanan yang lebih tertib.

“Pengoperasian hall baru ini ditujukan untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pengguna Commuter Line Walahar dan Jatiluhur. Rata-rata pengguna yang dilayani mencapai sekitar 2.000 orang pada hari kerja dan 2.600 orang pada akhir pekan,” kata Karina.

Hall baru tersebut memiliki luas 276,45 meter persegi dan dilengkapi area loket yang lebih luas, ruang pemeriksaan dokumen serta e-ticket, dan area boarding. Ruang tunggu juga dibuat lebih lapang dengan pencahayaan serta sirkulasi udara yang lebih baik untuk mengantisipasi kepadatan pada jam sibuk.

Pengoperasian hall baru sekaligus mengakhiri penggunaan loket dan ruang boarding sementara di sisi barat stasiun. Seluruh layanan penumpang kini dipusatkan di bangunan hall baru sehingga pola keluar-masuk pengguna dapat ditata lebih terarah.

Penataan ini juga mempertimbangkan karakter Stasiun Cikampek sebagai titik temu berbagai perjalanan. Selain melayani pengguna Commuter Line, hall baru menyediakan alur bagi pengguna KA jarak jauh dan terhubung dengan moda transportasi lanjutan di sekitar stasiun.

“Alur keluar-masuk pengguna di hall baru juga melayani pengguna KA Jarak Jauh dan terhubung langsung dengan moda transportasi lanjutan di sekitar area Stasiun Cikampek,” ujar Karina.

Dengan posisi tersebut, penguatan fasilitas Stasiun Cikampek menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas transportasi publik di kawasan yang terus berkembang. Mobilitas masyarakat tidak lagi hanya bertumpu pada perjalanan antarwilayah menggunakan kendaraan pribadi, tetapi semakin membutuhkan transportasi massal yang mampu menghubungkan pusat-pusat aktivitas secara efisien.

KAI Commuter mengimbau pengguna memperhatikan signage baru di area stasiun dan menjaga fasilitas yang telah disediakan. Penataan baru ini diharapkan membuat proses menuju kereta, dari pembelian tiket hingga boarding, berlangsung lebih lancar, aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *