PLN UID Jabar Jamin Pasokan Listrik Aman Sepanjang Libur Idul Adha

Bamdung (BRS) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal selama malam takbiran, Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, hingga perayaan Waisak 2570 BE. Ribuan personel disiagakan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum hari besar keagamaan tersebut.

Kesiapan itu dilakukan mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat saat malam takbiran, pelaksanaan shalat Idul Adha, pemotongan hewan kurban, hingga tingginya mobilitas warga selama libur panjang dan perayaan Waisak.

Sebagai bentuk kesiapan, PLN UID Jawa Barat menyiapkan sebanyak 4.993 personel yang ditempatkan di 289 posko siaga yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat. Personel tersebut akan bersiaga selama 24 jam untuk memastikan sistem kelistrikan tetap stabil dan gangguan dapat ditangani dengan cepat.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengatakan pengamanan kelistrikan dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan menikmati suasana libur dengan nyaman.

“PLN UID Jawa Barat all out menjaga keandalan pasokan listrik selama malam takbiran, Idul Adha, dan Waisak. Kami ingin masyarakat dapat beribadah, berkumpul bersama keluarga, hingga menikmati layanan publik tanpa khawatir terhadap gangguan listrik,” kata Sugeng, dikutip dari siaran pers PLN UID Jabar, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, listrik memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat selama hari raya, mulai dari kegiatan ibadah di masjid dan vihara, pelayanan kesehatan, pusat keramaian, hingga sektor ekonomi dan pariwisata.

Untuk mendukung keandalan sistem, PLN UID Jawa Barat juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung seperti 32 unit UPS Mobile, 124 unit gardu bergerak, serta material cadangan dan perlengkapan teknis lainnya untuk mengantisipasi potensi gangguan.

Pengamanan pasokan listrik juga dilakukan di sejumlah lokasi prioritas yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Tercatat ada 132 masjid, 58 vihara, 55 lokasi wisata dan pusat keramaian, 59 pusat perbelanjaan, serta 121 rumah sakit umum yang menjadi perhatian khusus selama masa siaga.

Selain itu, PLN juga melakukan pengamanan pada 151 lokasi VVIP dan VIP, termasuk kantor pemerintahan dan fasilitas strategis agar pelayanan publik tetap berjalan optimal selama libur nasional.

Dari sisi pasokan, sistem kelistrikan Jawa Barat dipastikan dalam kondisi aman. PLN mencatat daya mampu pasok mencapai 16.106 megawatt (MW), sementara beban puncak saat Idul Adha diperkirakan berada di angka 7.061 MW. Dengan kondisi tersebut, tersedia cadangan daya sebesar 9.045 MW.

Sugeng menegaskan, cadangan daya yang besar menjadi bukti kesiapan PLN dalam menjaga keandalan listrik selama periode siaga hari raya.

“Kondisi sistem kelistrikan Jawa Barat saat ini sangat mencukupi. Kami memastikan pasokan listrik aman sehingga masyarakat bisa menjalankan malam takbiran, salat Idul Adha, hingga perayaan Waisak dengan lebih khusyuk dan nyaman,” tegasnya.

Selain kesiapan di lapangan, PLN UID Jawa Barat juga memastikan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile tetap beroperasi selama 24 jam. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat melakukan pembayaran tagihan, pembelian token, pengajuan layanan, hingga melaporkan gangguan secara cepat tanpa harus datang ke kantor PLN.

PLN pun mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak selama libur hari raya, serta segera melaporkan apabila terjadi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *