Majalengka (BRS) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat menggelar Advance Training Latihan Kader (LK) III BADKO HMI Jabar bekerja sama dengan HMI Cabang Majalengka tingkat nasional tahun 2026.
Training akhir pekan lalu itu diikuti sekitar 80 kader HMI dari berbagai cabang se-Indonesia dan dilaksanakan di Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, akhir pekan lalu.
Ketua Umum BADKO HMI Jabar, Siti Nurhayati, menjelaskan bahwa Advance Training LK III bertujuan membentuk kader pemimpin strategis yang mampu menerjemahkan serta mentransformasikan pemikiran konsepsional secara profesional dalam mendorong perubahan sosial.
“Peserta LK III ini adalah kader-kader HMI yang telah lulus Intermediate Training (LK II) dan memenuhi seluruh tahapan seleksi. Kami berharap mereka mampu tampil sebagai pemimpin intelektual yang responsif terhadap dinamika zaman,” ungkapnya.
Selama kegiatan, peserta dibekali kajian mendalam mengenai berbagai isu strategis, mulai dari ekonomi, ekologi, hingga persoalan kemanusiaan global. Nilai-nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI menjadi landasan utama dalam membangun kepekaan dan tanggung jawab sosial para kader.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan opening speech bertema Asta Cita dan Pembangunan Desa–Kota: Mengurai Kesenjangan Wilayah dan Arah Pembangunan Berkeadilan. Selain itu, digelar Stadium General dengan materi Kemandirian Ekonomi Indonesia di Tengah Krisis Global: Analisis Ekonomi Politik dan Strategi Nasional.
Advance Training LK III ini diharapkan melahirkan kader HMI yang memiliki kapasitas kepemimpinan nasional, berpikir kritis, serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia yang berkeadilan.
Diketahui, Advance Training LK III dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Bupati Majalengka Eman Suherman, Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, serta Sekda Majalengka Aeron Randi. Turut hadir Kapolres Majalengka yang diwakili Kasat Intelkam AKP Asep Hendra Mulyana, Ketua Umum BADKO HMI Jabar Siti Nurhayati, Ketua HMI Jabar Rizfan Alaudzi, serta kader HMI dari berbagai daerah di Jawa Barat dan nasional.















