Tembus 1 Juta Ton, Serapan Gabah BULOG Jabar Jadi Modal Kuat Jaga Ketahanan Pangan

Bandung (BRS) – Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Barat mencatat capaian penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Hingga 6 Juli 2026, serapan gabah petani di Jawa Barat telah menembus angka 1.068.909 ton. Capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi BULOG Jabar dalam memastikan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), sekaligus mendukung kelancaran Program Bantuan Pangan Beras Tambahan yang akan disalurkan selama tiga bulan ke depan.

Dari total gabah yang berhasil diserap, BULOG Jawa Barat telah merealisasikan penguasaan stok sebesar 823.403 ton setara beras. Jumlah tersebut dinilai mampu menjadi penyangga utama untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Barat, Nurman Susilo, mengatakan keberhasilan menembus angka serapan lebih dari satu juta ton merupakan hasil optimalisasi penyerapan hasil panen petani secara langsung. Langkah ini tidak hanya menjamin ketersediaan stok beras pemerintah, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi para petani di Jawa Barat.

“Dengan serapan gabah yang telah mencapai 1.068.909 ton dan penguasaan stok sebesar 823.403 ton setara beras, kami memastikan kesiapan BULOG dalam mendukung penyaluran Program Bantuan Pangan Beras Tambahan sesuai penugasan pemerintah,” ucap Nurman dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, seluruh tahapan telah dipersiapkan secara menyeluruh agar program bantuan pangan dapat berjalan tanpa hambatan. Mulai dari proses pengendalian mutu beras, kesiapan kapasitas gudang, hingga distribusi ke daerah penerima dilakukan dengan perencanaan yang matang.

“Seluruh proses kami persiapkan secara matang, mulai dari pengendalian kualitas beras, kesiapan pergudangan, hingga distribusi, agar bantuan dapat tersalurkan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Kepercayaan BULOG Jabar dalam menjalankan penugasan tersebut juga didukung pengalaman selama menyalurkan Bantuan Pangan Beras kepada 6.093.530 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Jawa Barat dalam dua kali alokasi. Program itu dinilai berjalan baik berkat kolaborasi antara BULOG dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten dan kota, perusahaan transporter, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Untuk menjaga kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat, BULOG Jabar menerapkan pengawasan ketat di setiap tahapan. Pemeriksaan mutu dilakukan secara berkala agar beras yang disimpan tetap memenuhi standar kualitas. Selain itu, pengelolaan tata ruang gudang juga terus dioptimalkan guna menjaga kondisi stok tetap aman selama masa penyimpanan.

Tidak hanya itu, kesiapan armada distribusi turut menjadi perhatian agar proses penyaluran bantuan dapat berlangsung tepat waktu hingga ke daerah-daerah penerima. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait juga terus diperkuat demi memastikan distribusi berjalan lancar.

Sebagai badan usaha milik negara yang mendapat mandat menjaga ketersediaan pangan nasional, BULOG menegaskan seluruh aktivitas operasional dijalankan dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Mulai dari penyerapan gabah petani, pengelolaan stok, pengolahan, penyimpanan, hingga penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme administrasi yang akuntabel, pencatatan yang presisi, serta pengawasan berlapis dari internal maupun eksternal.

Penerapan tata kelola tersebut menjadi bagian dari komitmen BULOG untuk menjaga transparansi, integritas, serta kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan cadangan pangan pemerintah.

Nurman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran program ketahanan pangan di Jawa Barat, mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten dan kota, TNI, Polri, perusahaan transporter, hingga seluruh mitra kerja BULOG.

Menurutnya, sinergi yang telah terbangun menjadi modal penting dalam menghadapi penugasan berikutnya. Dengan stok beras yang kuat serta dukungan berbagai pihak, BULOG Jabar optimistis Program Bantuan Pangan Beras Tambahan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Keberhasilan tersebut menjadi modal berharga bagi BULOG untuk kembali menjalankan penugasan penyaluran Bantuan Pangan Beras Tambahan. Kami optimistis, dengan semangat kolaborasi yang terus terjaga, program ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan semakin memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Jawa Barat,” pungkas Nurman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed