Bandung (BRS) – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan mulai menggarap penataan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan utama kota.
Program beautifikasi ini menyasar 18 ruas strategis sepanjang 2026 dan menjadi bagian dari upaya memperbaiki wajah kota sekaligus meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi, mengungkapkan bahwa sembilan ruas jalan sebenarnya telah memiliki PJU. Namun, kondisinya dinilai belum tertata optimal sehingga perlu pemeliharaan dan penyesuaian desain agar lebih rapi dan selaras dengan estetika kawasan. Pekerjaan awal sudah mulai dilakukan sejak Januari 2026.
“Untuk sembilan ruas jalan, PJU-nya sudah ada. Tinggal pemeliharaan dan penyesuaian agar lebih rapi dan estetis. Pemeliharaan ini sudah kami mulai sejak Januari 2026,” kata Panji saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (20/1/2026).
Adapun sembilan ruas lainnya masih mengandalkan lampu yang menumpang pada tiang listrik PLN. Selain kurang maksimal dari sisi pencahayaan, kondisi tersebut juga dinilai mengganggu tampilan kota. Dishub menargetkan tahap perencanaan dimulai pada triwulan pertama 2026, kemudian dilanjutkan pembangunan fisik pada triwulan kedua.
“Untuk sembilan ruas jalan yang belum memiliki PJU ideal, kami menargetkan proses perencanaan dimulai pada triwulan pertama 2026. Pembangunan fisiknya diharapkan bisa dimulai pada triwulan kedua,” jelasnya.
Beberapa ruas yang masuk prioritas beautifikasi antara lain Jalan Sunda, Jalan Veteran, serta Jalan Wastu Kencana dari Simpang Cihampelas hingga Simpang Riau. Ruas-ruas ini merupakan jalur arteri dan kolektor yang padat aktivitas serta menjadi wajah Kota Bandung bagi warga dan wisatawan.
Panji menegaskan, program beautifikasi PJU ini berbeda dengan PJU yang dibangun melalui usulan reses maupun Musrenbang. Jika PJU reguler menyasar lingkungan permukiman, maka beautifikasi difokuskan pada jalan utama kota.
“Beautifikasi ini fokusnya di jalan arteri dan kolektor. Jadi di luar PJU reses dan Musrenbang. Ini murni untuk meningkatkan kualitas pencahayaan dan tampilan kota,” katanya.
Secara keseluruhan, Dishub memperkirakan akan membangun sekitar 500 tiang PJU baru dengan desain seragam dan lebih estetis di luar target PJU reguler tahun 2026.














