Jakarta (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperluas peran sosialnya melalui layanan kesehatan bergerak Rail Clinic. Sepanjang 2025, program ini mencatat 8.374 kunjungan warga dari 19 kegiatan di berbagai wilayah, meningkat dibandingkan 7.076 kunjungan pada 2024 dan 5.101 kunjungan pada 2023.
Tren ini menegaskan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan gratis.
Rail Clinic menyambangi sejumlah titik di sekitar jalur rel dan stasiun, mulai dari Stasiun Serang hingga Tegineneng, termasuk sekolah, pesantren, dan fasilitas kesehatan. Setiap perhentian menjadi ruang interaksi langsung antara KAI dan masyarakat yang membutuhkan akses layanan dasar.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026), menyebut Rail Clinic sebagai wujud empati perusahaan terhadap kehidupan yang tumbuh di sepanjang jalur kereta api. Menurutnya, rel bukan sekadar infrastruktur transportasi, tetapi bagian dari denyut sosial masyarakat.
“Di sepanjang rel ada kehidupan dan harapan. Melalui Rail Clinic, kami ingin memastikan masyarakat sekitar jalur kereta api mendapatkan layanan kesehatan dan edukasi yang layak, dekat, dan tanpa biaya,” sebut Anne.
Dalam setiap kunjungan, Rail Clinic menyediakan pemeriksaan dokter umum, kesehatan gigi, ibu dan anak, pemeriksaan mata, hingga layanan laboratorium sederhana.
Seluruh layanan dilakukan oleh tenaga medis profesional, dilengkapi pemberian obat, kacamata, serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, pencegahan TBC, dan keselamatan perjalanan kereta api.
Program ini juga menghadirkan Rail Library sebagai ruang literasi berjalan. Sepanjang 2025, tercatat 828 kunjungan ke Rail Library, di mana anak-anak hingga orang tua mengakses buku bacaan fisik dan layanan e-library. Kegiatan tersebut turut disertai pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan anak sekolah sebagai dukungan pemenuhan gizi.
Dirancang sebagai poliklinik berjalan, Rail Clinic memanfaatkan jaringan rel untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses kendaraan darat. Masyarakat dapat langsung datang ke lokasi singgah tanpa prosedur rumit dan tanpa biaya.
Melalui peningkatan jumlah kunjungan dari tahun ke tahun, KAI menegaskan komitmennya dalam mendukung kualitas hidup masyarakat.
“Rail Clinic adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami menghadirkan wajah transportasi publik yang peduli, hangat, dan dekat dengan keseharian,” tutup Anne.














