Bandung (BRS) – Kepengurusan RT dan RW di wilayah RW 10 Kelurahan Dunguscariang, Kecamatan Andir, Bandung resmi dilantik. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari perbaikan infrastruktur, pelayanan warga, hingga peningkatan keamanan.
Lurah Dunguscariang, Dikdik Buldansyah, mengapresiasi proses pemilihan hingga pelantikan yang berlangsung lancar. Menurutnya, kepengurusan baru harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan mempercepat kemajuan wilayah.
“Kami bersyukur pelantikan RT dan RW di wilayah RW 10 telah selesai dilaksanakan. Harapan kami ke depan, dengan semangat kebersamaan yang dimiliki, seluruh pengurus dapat bekerja dalam satu tujuan untuk membawa RW 10 Kelurahan Dunguscariang selangkah lebih maju,” kata Dikdik usai pelantikan, Rabu (8/7/2026).
Ia juga menyoroti terpilihnya empat perempuan sebagai Ketua RT dari total enam RT di RW 10. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bukti bahwa perempuan memiliki kesempatan dan kemampuan yang sama dalam memimpin lingkungan.
“Ini sangat baik sebagai bentuk kesetaraan gender. Perempuan memiliki peran yang sama dengan laki-laki dalam membangun masyarakat. Kehadiran empat Srikandi di RW 10 tentu akan memberikan warna dan semangat baru dalam pelayanan kepada warga,” katanya.
Sementara itu, Ketua RW 10 terpilih, Harry Kurniawan, mengungkapkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya. Fokus utama diarahkan pada penyelesaian persoalan yang langsung dirasakan masyarakat.
Menurut Harry, persoalan penyediaan air bersih menjadi perhatian utama, terutama di tengah musim kemarau yang mulai dirasakan warga. Selain itu, pihaknya akan melanjutkan program perbaikan jalan lingkungan agar akses masyarakat menjadi lebih nyaman.
“Prioritas pertama kami adalah menyelesaikan persoalan pengairan dan air bersih yang saat ini masih memiliki sejumlah kendala. Selanjutnya kami akan meneruskan program perbaikan jalan lingkungan, sekaligus melakukan pembaruan database warga melalui digitalisasi agar pelayanan administrasi menjadi lebih efektif,” tuturnya.
Selain pelayanan dasar, aspek keamanan lingkungan juga menjadi perhatian serius. Menyusul adanya kasus pencurian yang sempat terjadi di wilayah RW 10, Harry menegaskan langkah pencegahan akan segera diperkuat melalui penambahan kamera pengawas, penguatan personel Linmas, serta mengaktifkan kembali ronda malam bersama warga.
“Keamanan menjadi prioritas utama. Kami akan menambah CCTV di sejumlah titik, memperkuat Linmas, dan kembali menggiatkan siskamling bersama masyarakat agar ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit. Kami ingin menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga,” tegas Harry.
Dengan kepengurusan baru yang telah resmi bekerja, warga RW 10 berharap berbagai program tersebut dapat segera direalisasikan sehingga pelayanan publik, pembangunan lingkungan, dan rasa aman masyarakat terus meningkat.












