Bandung (BRS) – Arus lalu lintas di sejumlah ruas utama Kota Bandung diperkirakan mengalami kepadatan saat pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 pada Sabtu malam, 16 Mei 2026. Masyarakat diminta mengantisipasi potensi kemacetan dan mencari jalur alternatif karena ribuan peserta serta penonton diprediksi memadati kawasan pusat kota.
Kirab budaya yang menjadi rangkaian peringatan Milangkala Tatar Sunda itu akan berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB. Rute kirab dimulai dari Kiara Artha Park, melintasi Jalan Jakarta, Jalan Supratman, hingga berakhir di Jalan Diponegoro tepat di depan Gedung Sate.
Sejumlah ruas jalan yang dilalui kirab diperkirakan mengalami perlambatan kendaraan sejak sore hari. Kepadatan diprediksi terjadi di kawasan Jalan Jakarta, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, termasuk sejumlah akses menuju pusat Kota Bandung dan kawasan Gedung Sate.
Selain kendaraan masyarakat yang melintas, lonjakan volume lalu lintas juga dipicu oleh antusiasme warga yang ingin menyaksikan langsung atraksi budaya khas Sunda tersebut. Panitia menghadirkan berbagai penampilan budaya, mulai dari iring-iringan kereta kencana, pasukan berkuda, hingga pertunjukan seni dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Kirab budaya ini juga melibatkan peserta dalam jumlah besar. Tercatat ada perwakilan dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, ditambah 13 kampung adat yang ikut memeriahkan prosesi budaya tahunan tersebut.
“Kirab ini dipastikan akan menyedot perhatian masyarakat. Karena itu warga diimbau mengatur waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan,” demikian imbauan Pemerintah Kota Bandung dalam keterangan resminya, Jumat (15/5/2026).
Prosesi budaya akan semakin meriah dengan hadirnya Mahkota Binokasih yang dibawa dalam iring-iringan khusus menuju Gedung Sate. Di titik akhir kirab, akan digelar penyerahan simbol budaya tersebut dari Gubernur Jawa Barat kepada Keraton Sumedang Larang.
Pemerintah Kota Bandung bersama panitia juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung di sepanjang jalur kirab. Fasilitas tersebut meliputi pos kesehatan, water station setiap satu kilometer, serta toilet portable bagi peserta dan masyarakat yang hadir.
Tak hanya berlangsung satu malam, rangkaian Milangkala Tatar Sunda juga akan dilanjutkan pada Minggu malam, 17 Mei 2026, melalui gelaran Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda di area Parkir Barat Gedung Sate. Acara budaya itu dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga tengah malam.
Pemkot Bandung mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung serta mematuhi pengaturan lalu lintas yang diterapkan petugas di lapangan.








