Bandung (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan jalur kereta api di lintas Maswati–Sasaksaat (MSI–SKT) telah aman dilalui kembali setelah sempat tertutup material longsor pada Rabu (1/4).
Kepastian tersebut diberikan setelah proses evakuasi dan pemulihan jalur dilakukan secara intensif dan terukur, dengan mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan seluruh rangkaian penanganan telah diselesaikan dengan baik, termasuk evakuasi KA Ciremai yang sebelumnya terdampak.
“Pada pukul 23.13 WIB, lokomotif telah kembali ke rel dan proses evakuasi dinyatakan selesai. Setelah itu dilakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan jalur benar-benar aman dilalui,” ujarnya.
Menurutnya, KAI tidak hanya fokus pada percepatan penanganan, tetapi juga memastikan setiap tahapan memenuhi standar keselamatan operasional sebelum jalur kembali digunakan.
Sebelumnya, longsoran di Km 142+8/9 sempat mengganggu perjalanan KA 174 Ciremai dan sejumlah kereta lainnya. Untuk menjaga keselamatan perjalanan, KAI melakukan penyesuaian pola operasi hingga kondisi jalur dinyatakan aman.
Kini, setelah seluruh tahapan verifikasi selesai, perjalanan kereta api di lintas tersebut kembali berjalan normal.
KAI juga mengapresiasi kerja cepat petugas di lapangan serta dukungan berbagai pihak dalam mempercepat penanganan gangguan.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan pengertian pelanggan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional KAI,” tutup Anne.













