Bandung (BRS) – Momentum Idulfitri 1447 H mendorong lonjakan mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Barat. KAI Commuter Area 2 Bandung mencatat telah melayani 581.103 pengguna selama periode Angkutan Lebaran 11–21 Maret 2026 (11 hari).
Angka tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap Commuter Line sebagai moda transportasi utama, baik untuk perjalanan silaturahmi maupun wisata di kawasan Bandung Raya dan sekitarnya.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan pergerakan penumpang terkonsentrasi di sejumlah stasiun strategis. Lima stasiun dengan volume tertinggi yakni Purwakarta (3.380 pengguna), Cicalengka (3.246), Rancaekek (2.938), Cikampek (2.563), dan Bandung (2.445).
“Sementara itu hingga pukul 14.00 WIB hari ini, Stasiun Cikarang telah melayani 6.125 pengguna, menegaskan perannya sebagai simpul transit utama yang terintegrasi dengan Commuter Line Jabodetabek dan kereta jarak jauh,” ujar Karina dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).
Ia menambahkan, Stasiun Cilame tercatat sebagai titik dengan volume terendah, yakni delapan pengguna.
Dari sisi layanan, distribusi pengguna tersebar di sejumlah lintas, di antaranya Commuter Line Cibatuan (25.641 pengguna), Bandung Raya (18.833), Walahar (16.868), dan Jatiluhur (13.226).
Karina menegaskan, KAI Commuter terus memastikan operasional berjalan lancar, terutama di stasiun dengan kepadatan tinggi.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan inklusif agar perjalanan masyarakat selama Lebaran tetap optimal,” pungkasnya.
Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan dengan baik dan memantau jadwal secara real-time melalui aplikasi C-Access, guna menghindari kepadatan serta menjaga keselamatan selama berada di area stasiun dan perjalanan.








