Jakarta (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mengintensifkan persiapan Angkutan Lebaran 2026 guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama masa mudik dan arus balik. Salah satu langkah strategis yang telah berjalan adalah pembukaan penjualan tiket kereta api reguler melalui skema pemesanan H-45 sesuai kalender keberangkatan.
Melalui skema tersebut, masyarakat kini sudah dapat memesan tiket kereta api reguler untuk jadwal keberangkatan awal periode Angkutan Lebaran 2026. Penjualan tiket dilakukan secara bertahap setiap hari, mengikuti perhitungan H-45 dari tanggal keberangkatan yang tersedia.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa hingga 27 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, KAI mencatat sebanyak 16.524 tiket telah terjual untuk jadwal keberangkatan H-7 Lebaran atau 13 Maret 2026. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring masih berlangsungnya penjualan tiket.
“Penerapan skema H-45 memberikan ruang bagi pelanggan untuk merencanakan perjalanan Lebaran lebih awal, sekaligus membantu KAI dalam mengatur pola perjalanan penumpang agar lebih tertib dan terdistribusi dengan baik,” jelas Anne, Selasa (27/1/2026).
Lebih lanjut, Anne menyampaikan bahwa penjualan tiket kereta api reguler akan terus dibuka secara bertahap hingga awal April 2026. KAI juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap kebutuhan layanan dan menyiapkan pengoperasian kereta api tambahan apabila terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat.
KAI mengingatkan pelanggan agar membeli tiket hanya melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra resmi penjualan tiket untuk menjamin keamanan dan kenyamanan transaksi.
“Dengan memanfaatkan pemesanan tiket lebih awal sesuai skema H-45, pelanggan dapat merencanakan perjalanan Lebaran secara lebih nyaman dan terukur,” tutup Anne.












