Jakarta (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengawali tahun 2026 dengan menggelar Railfans Community Gathering 2026 di Balaiyasa Manggarai, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kolaborasi antara KAI Group dan komunitas pecinta kereta api dari berbagai daerah.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan, sepanjang 2025 KAI Group mencatat kinerja positif dengan melayani 503.549.740 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat 8,52 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 464.031.108 pelanggan, menandai semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel.
Capaian tersebut merupakan akumulasi layanan KA Jarak Jauh dan Lokal yang dikelola KAI, KAI Commuter, KAI Bandara, KAI Wisata, LRT Sumsel, LRT Jabodebek, KCIC, hingga KA Makassar–Parepare. Menurut Bobby, konsistensi layanan menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.
Dari sisi operasional, KAI juga mencatat ketepatan waktu keberangkatan kereta penumpang sebesar 99,53 persen dan ketepatan kedatangan 95,93 persen sepanjang 2025. Angka ini menunjukkan keandalan layanan yang terus terjaga di tengah tingginya mobilitas pelanggan.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby menyampaikan apresiasi kepada komunitas railfans yang selama ini aktif mendukung KAI, baik dalam menjaga ketertiban maupun menyebarkan informasi positif terkait perkeretaapian.
“Railfans memiliki peran penting dalam mengingatkan keselamatan perjalanan serta membantu edukasi kepada masyarakat. Dukungan ini sangat berarti bagi kenyamanan dan keamanan pelanggan,” ungkap Bobby.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menambahkan, hingga kini KAI membina 56 komunitas railfans dengan total 6.455 anggota terdata.
Sepanjang 2025, KAI telah melaksanakan 1.509 kegiatan bersama komunitas, terutama yang berkaitan dengan keselamatan perjalanan dan pencegahan pelecehan seksual di lingkungan perkeretaapian.
Pada momentum Railfans Community Gathering 2026, KAI juga meresmikan dua lokomotif langsir dengan livery vintage, yakni BB3068414 dengan livery merah–biru era 1991–2008 serta D30121 dengan livery putih dua garis biru era 1995–2010.
“Beautifikasi ini menjadi bagian dari upaya pelestarian sejarah sekaligus penguatan identitas visual kereta api nasional,” kata Anne.
Peran strategis Balaiyasa Manggarai turut disorot melalui kontribusinya dalam peningkatan kualitas sarana. Pada periode 2023–2025, Balaiyasa Manggarai menyelesaikan pengerjaan empat kereta compartment, dua kereta eksekutif hasil modifikasi, serta 124 kereta ekonomi modifikasi, sekaligus meraih sertifikasi ISO 37001:2018, ISO 9001:2018, dan ISO 45001:2018.
Sedangkan, Ketua Umum Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) Ricki Dwi Agusti mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut yang dinilainya mampu mempererat kebersamaan lintas komunitas.
“Ini menjadi kegiatan perdana railfans di tahun 2026 dan menjadi ruang silaturahmi, termasuk bagi railfans yang datang dari Medan hingga Banyuwangi,” ucapnya.
Sebanyak 250 peserta dari berbagai komunitas railfans di Jawa dan Sumatra hadir dalam Railfans Community Gathering 2026, memperkuat sinergi dan komitmen bersama untuk terus mendukung kemajuan perkeretaapian Indonesia.














