Jakarta (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 2.108.450 tiket hingga Sabtu (20/12/2025) pukul 08.00 WIB.
Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 1.905.761 tiket, atau 69,0 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 202.689 tiket, setara 27,2 persen dari total 745.056 tempat duduk.
Selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI menyediakan total 3.506.104 tempat duduk pada layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, serta aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Berikut data harian jumlah pelanggan KAJJ dan Lokal:
* 18 Desember 2025: 157.301 pelanggan (data tetap)
* 19 Desember 2025: 202.315 pelanggan (data tetap)
* 20 Desember 2025: 161.440 pelanggan (data dinamis)
* 21 Desember 2025: 139.165 pelanggan (data dinamis)
* 22 Desember 2025: 144.129 pelanggan (data dinamis)
* 23 Desember 2025: 134.532 pelanggan (data dinamis)
* 24 Desember 2025: 152.988 pelanggan (data dinamis)
* 25 Desember 2025: 138.109 pelanggan (data dinamis)
* 26 Desember 2025: 113.488 pelanggan (data dinamis)
* 27 Desember 2025: 109.193 pelanggan (data dinamis)
* 28 Desember 2025: 136.371 pelanggan (data dinamis)
* 29 Desember 2025: 89.911 pelanggan (data dinamis)
* 30 Desember 2025: 81.744 pelanggan (data dinamis)
* 31 Desember 2025: 70.965 pelanggan (data dinamis)
* 1 Januari 2026: 69.437 pelanggan (data dinamis)
* 2 Januari 2026: 63.675 pelanggan (data dinamis)
* 3 Januari 2026: 68.095 pelanggan (data dinamis)
* 4 Januari 2026: 75.592 pelanggan (data dinamis)
KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini serta melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI agar memperoleh pilihan jadwal, rute, dan layanan yang sesuai selama periode Natal dan Tahun Baru.
Pada masa Nataru ini, KAI juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1.509.080 tempat duduk yang disiapkan dalam program tersebut.














