Bandung (BRS) – Video perseteruan antara seorang penumpang dan petugas keamanan Commuter Line Bandung Raya viral di media sosial Instagram setelah diunggah akun Bandungraya.news, Selasa (2/6/2026). Dalam video tersebut terlihat suasana tegang di dalam rangkaian kereta ketika petugas menindak seorang penumpang yang diduga merokok di toilet kereta.
Peristiwa itu terjadi di Commuter Line No. 349 relasi Garut–Padalarang sekitar pukul 12.55 WIB. Keributan disebut bermula saat petugas pengamanan dalam perjalanan atau PAM Walka melakukan patroli rutin usai kereta meninggalkan Stasiun Cibatu.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan petugas awalnya mencium aroma asap rokok yang berasal dari toilet kereta Ekonomi 1. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan seorang pengguna yang diduga merokok di dalam toilet rangkaian kereta.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan seorang pengguna yang diduga merokok di dalam toilet rangkaian kereta,” kata Leza Arlan dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas PAM Walka bersama kondektur kereta. Namun saat proses penanganan berlangsung, situasi sempat memanas hingga memicu adu argumen antara penumpang dan petugas di dalam kereta. Momen itulah yang kemudian direkam penumpang lain dan tersebar luas di media sosial.
Leza menegaskan, petugas telah menjalankan prosedur sesuai aturan yang berlaku. Penumpang juga telah diberikan edukasi terkait larangan merokok selama berada di dalam rangkaian kereta, termasuk di area toilet dan bordes.
“Merokok di dalam rangkaian kereta merupakan pelanggaran terhadap tata tertib pengguna jasa kereta api. Selain mengganggu kenyamanan pengguna lain, tindakan tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan,” katanya.
Saat dilakukan pendataan, penumpang yang bersangkutan disebut tidak dapat menunjukkan identitas fisik maupun tiket perjalanan karena dokumen perjalanan berada pada rekannya. Atas pelanggaran tersebut, kondektur akhirnya memutuskan menurunkan penumpang di Stasiun Leles.
Penumpang tersebut kemudian dikeluarkan dari area stasiun dan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan menggunakan kereta.
KAI Commuter menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan perjalanan penumpang lainnya. Perusahaan juga kembali mengingatkan seluruh pengguna untuk mematuhi aturan selama menggunakan layanan Commuter Line.
“KAI Commuter tidak akan mentoleransi setiap tindakan yang dapat mengganggu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan. Kami mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama menggunakan layanan Commuter Line,” tutup Leza.
Foto: ilustrasi/dok. KAI








