Jelang Final Piala Presiden, KAI Daop 2 Minta Penumpang Antisipasi Kemacetan Menuju Stasiun

Bandung (BRS) – Suasana Kota Bandung diperkirakan akan lebih ramai pada Kamis (6/8/2026) malam ini, seiring digelarnya final Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persib Bandung dengan Persebaya Surabaya di Bali. Ramainya aktivitas masyarakat, mulai dari nonton bareng hingga konvoi pendukung, diperkirakan berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan.

Mengantisipasi kondisi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan kereta api untuk datang ke stasiun lebih awal agar tidak tertinggal jadwal keberangkatan.

Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, calon penumpang perlu memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun karena potensi kemacetan diprediksi meningkat menjelang pertandingan berlangsung.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan kereta api untuk berangkat menuju stasiun lebih awal dan memperhitungkan potensi kemacetan yang mungkin terjadi di sejumlah ruas jalan Kota Bandung menjelang pertandingan Final Piala Presiden 2026. Dengan datang lebih awal, pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk proses pemeriksaan identitas, boarding, hingga naik ke kereta dengan aman dan nyaman,” ujar Kuswardojo, Kamis (6/8).

Imbauan tersebut berlaku bagi seluruh pelanggan yang akan berangkat dari stasiun di wilayah Daop 2 Bandung, terutama Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Cimahi yang menjadi titik keberangkatan dengan jumlah penumpang cukup tinggi.

KAI mengingatkan, proses boarding sudah dapat dilakukan mulai satu jam sebelum jadwal keberangkatan kereta. Sementara itu, khusus di Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi, akses boarding ditutup lima menit sebelum kereta berangkat. Kebijakan tersebut diterapkan karena penumpang harus melewati skybridge menuju peron sehingga membutuhkan waktu tambahan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan.

Selain datang lebih awal, pelanggan juga dapat memanfaatkan fasilitas Face Recognition yang tersedia di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Layanan ini memungkinkan proses boarding berlangsung lebih cepat tanpa harus menunjukkan tiket cetak maupun kartu identitas secara berulang.

“Pelanggan juga dapat memanfaatkan scan wajah melalui fasilitas Face Recognition di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong untuk mempermudah proses boarding,” kata Kuswardojo.

Ia menambahkan, perjalanan kereta api tetap dioperasikan sesuai jadwal sehingga pelanggan diharapkan tidak datang mendekati waktu keberangkatan.

“KAI senantiasa mengoperasikan perjalanan kereta api sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelanggan agar tidak menunggu hingga mendekati waktu keberangkatan. Datang lebih awal merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk menghindari risiko tertinggal kereta akibat kepadatan arus lalu lintas,” ujarnya.

Sebagai pelengkap perjalanan, pelanggan juga disarankan memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memantau jadwal keberangkatan, informasi perjalanan, hingga berbagai layanan lain yang tersedia selama menggunakan kereta api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed