Bandung (BRS) – Kota Bandung kembali menjadi destinasi favorit masyarakat selama libur panjang Idul Adha 2026. Tingginya jumlah wisatawan yang datang menggunakan kereta api terlihat dari lonjakan kedatangan penumpang di sejumlah stasiun di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung selama periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026.
PT KAI Daop 2 Bandung mencatat sebanyak 119.913 pelanggan tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 2 selama masa libur panjang tersebut. Dari jumlah itu, lebih dari separuhnya memilih Kota Bandung sebagai tujuan perjalanan.
Sebanyak 61.254 pelanggan tercatat tiba melalui dua stasiun utama di Kota Bandung, yakni Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Rinciannya, 41.485 pelanggan turun di Stasiun Bandung, sementara 19.769 pelanggan lainnya tiba di Stasiun Kiaracondong.
Tingginya angka kedatangan tersebut menunjukkan Bandung masih menjadi salah satu kota favorit untuk menghabiskan momen liburan bersama keluarga maupun kerabat. Selain dikenal sebagai kota wisata kuliner dan belanja, Bandung juga menjadi pilihan karena akses transportasi kereta api yang dinilai nyaman dan efisien.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengungkapkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang Iduladha mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap transportasi kereta api.
“Selama masa libur panjang Iduladha 2026, Kota Bandung menjadi salah satu tujuan utama perjalanan masyarakat. Hingga sore hari kemarin, sebanyak 119.913 pelanggan telah tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 2 Bandung, dengan lebih dari 61 ribu pelanggan datang melalui Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong,” ungkap Kuswardojo.
Ia menambahkan, tingginya angka kedatangan menunjukkan besarnya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi andalan saat libur panjang.
“Tingginya angka kedatangan ini mencerminkan besarnya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas macet,” katanya.
Tak hanya dari sisi kedatangan, okupansi perjalanan kereta api dari wilayah Daop 2 Bandung juga mengalami lonjakan signifikan. Hingga Minggu, 31 Mei 2026 pukul 17.00 WIB, penjualan tiket tercatat mencapai 116.860 tiket atau setara 114,4 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 102.186 kursi.
Menurut Kuswardojo, tingkat okupansi yang melampaui 100 persen terjadi karena pola perjalanan penumpang yang dinamis pada berbagai relasi dan jadwal keberangkatan. Dengan demikian, satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan pada perjalanan berbeda.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. Tingginya okupansi selama masa libur panjang ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat besar,” ucapnya.
KAI Daop 2 Bandung pun memastikan pelayanan tetap menjadi prioritas utama selama periode angkutan libur panjang. Seluruh pelanggan diimbau datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas menuju area stasiun.
Selain itu, masyarakat juga diminta memperhatikan barang bawaan serta mematuhi seluruh aturan perjalanan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama selama menikmati libur panjang di Kota Bandung.








