Tidak Mau Tertinggal Kereta Saat Ada Kirab Budaya? Daop 2 Ingatkan Penumpang Datang Lebih Awal

Bandung (BRS) – Diprediksi akan menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan utama karena berlangsungnya Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 pada Sabtu dan Minggu (16-17/5/2026), PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung mengingatkan calon penumpang kereta api untuk berangkat lebih awal menuju stasiun keberangkatan.

Kepadatan kendaraan diperkirakan terjadi sejak jelang sore hingga malam hari, terutama di jalur yang mengarah ke pusat kota dan kawasan sekitar Stasiun Bandung maupun Stasiun Kiaracondong. KAI meminta pelanggan memperhitungkan waktu perjalanan agar tidak tertinggal kereta akibat antrean kendaraan di jalan.

Puncak Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 dijadwalkan berlangsung Sabtu malam mulai pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB. Rute kirab dimulai dari Kiara Artha Park, melintasi Jalan Jakarta, Jalan Supratman, hingga berakhir di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro.

Acara budaya tahunan tersebut diprediksi menyedot ribuan warga karena menghadirkan parade adat, kereta kencana, serta pertunjukan seni budaya dari berbagai daerah di Jawa Barat. Kondisi itu berpotensi meningkatkan volume kendaraan di sejumlah titik Kota Bandung.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan calon penumpang sebaiknya tidak berangkat mepet dengan jadwal keberangkatan kereta.

“Dengan adanya kegiatan budaya berskala besar tersebut, kami menghimbau seluruh pelanggan untuk berangkat lebih awal menuju stasiun, khususnya Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Diperkirakan akan terjadi peningkatan volume kendaraan dan kepadatan lalu lintas di beberapa titik Kota Bandung yang berpotensi memengaruhi waktu tempuh menuju stasiun,” kata Kuswardojo.

Menurutnya, pelanggan idealnya sudah berada di stasiun minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan. Langkah itu penting agar proses boarding berlangsung lancar tanpa terburu-buru.

Selain mengantisipasi kemacetan, KAI Daop 2 Bandung juga memastikan pelayanan operasional kereta api tetap berjalan normal selama periode libur panjang dan berbagai kegiatan masyarakat di Kota Bandung.

Berdasarkan data hingga Jumat, 15 Mei 2026 pukul 13.00 WIB, jumlah pelanggan kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Bandung mencapai 4.674 orang. Sementara dari Stasiun Kiaracondong tercatat 2.697 pelanggan.

Secara keseluruhan, total pelanggan yang berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 14.081 pelanggan. Adapun jumlah pelanggan datang tercatat sebanyak 14.237 orang.

Tingginya mobilitas masyarakat juga terlihat dari penjualan tiket libur panjang 13–18 Mei 2026. Hingga saat ini, KAI Daop 2 Bandung telah menjual 74.855 tiket atau sekitar 87,7 persen dari total kapasitas 85.388 tempat duduk yang tersedia.

“KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan,” tutup Kuswardojo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *