Bandung (BRS) – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, operasional kereta cepat Whoosh kembali berjalan normal. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan mulai 14 Maret 2026 layanan Whoosh beroperasi penuh dengan 62 perjalanan per hari guna mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat.
Sebelumnya, operasional Whoosh sempat disesuaikan menjadi 42 perjalanan per hari untuk mendukung pekerjaan pemindahan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang melintas di jalur operasional kereta cepat tersebut.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, sejumlah tahapan awal pemindahan kabel SUTT telah berjalan aman sehingga kapasitas perjalanan bisa kembali ditingkatkan.
“Mulai 14 Maret 2026 layanan Whoosh kembali normal dengan total 62 perjalanan per hari untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya menjelang masa Angkutan Lebaran,” kata Eva dalam keterangan resmi, Kamis (12/3/2026).
Dengan normalnya operasional tersebut, jadwal keberangkatan pertama dan terakhir Whoosh juga kembali seperti sebelumnya. Dari Stasiun Halim, perjalanan pertama berangkat pukul 06.25 WIB dan kereta terakhir pukul 21.25 WIB. Sementara dari Stasiun Tegalluar Summarecon, perjalanan pertama berangkat 06.05 WIB dan kereta terakhir 21.05 WIB.
KCIC juga memastikan tiket perjalanan Whoosh untuk keberangkatan 14 Maret 2026 dan seterusnya sudah dapat dipesan melalui berbagai kanal resmi, seperti aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, hingga sejumlah aplikasi mitra.
Eva menambahkan, pekerjaan pemindahan kabel SUTT masih akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. Namun proses tersebut baru akan kembali dilakukan setelah masa Posko Angkutan Lebaran berakhir agar tidak mengganggu layanan bagi masyarakat.
“Informasi mengenai tahapan pekerjaan selanjutnya serta penyesuaian operasional akan kami sampaikan secara berkala kepada masyarakat,” katanya.
Kereta cepat Whoosh sendiri merupakan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang melayani rute Jakarta–Bandung dengan kecepatan hingga 350 km per jam, serta berhenti di empat stasiun utama, yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon. KCIC menyatakan kesiapan penuh layanan ini untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.














