Baru 4 Hari Dibuka, Tiket KAJJ Lebaran Terjual Lebih Dari 10 Ribu

Bandung (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat penjualan tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) pada masa Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. Baru empat hari sejak penjualan dibuka pada Minggu, 25 Januari 2026, jumlah tiket yang terjual telah melampaui 10 ribu.

Hingga Kamis, 29 Januari 2026 malam, tercatat sebanyak 10.234 tiket KAJJ keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung telah terjual untuk periode perjalanan 11 hingga 15 Maret 2026. Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik Lebaran lebih awal menggunakan moda transportasi kereta api.

Tingginya angka penjualan tersebut didorong oleh kebijakan pembelian tiket H-45 sebelum keberangkatan yang diterapkan KAI. Kebijakan ini memberikan keleluasaan kepada pelanggan untuk menentukan jadwal perjalanan sesuai kebutuhan libur Lebaran, sekaligus menghindari kepadatan pemesanan di waktu tertentu.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya penjualan tiket sejak awal merupakan indikator kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

“Antusiasme pelanggan sangat tinggi. Kebijakan pembelian tiket H-45 dimanfaatkan masyarakat untuk merencanakan mudik Lebaran dengan lebih matang dan nyaman,” ucap Kuswardojo di Bandung, Jumat (30/1/2026).

Kuswardojo menuturkan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 12.992 tempat duduk KA Jarak Jauh reguler per hari guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Seluruh layanan disiapkan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan,” tuturnya.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat yang telah merencanakan perjalanan mudik Lebaran agar segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi, yakni aplikasi Access by KAI, website booking.kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

“Dengan perencanaan yang lebih awal, kami berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman bersama kereta api,” pungkas Kuswardojo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *