Bandung (BRS) – Sebagai bentuk upaya menyukseskan perayaan Natal dan menyambut Tahun Baru 2020, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat siap memperkuat monitoring keandalan untuk meningkatkan kesiapan dengan melakukan sejumlah persiapan untuk meminimalisir adanya gangguan.
General Manager PLN UID Jabar, Agung Nugraha di Bandung, Rabu (18/12) mengatakan, Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini PLN mensiagakan 17 Posko Siaga Natal yang tersebar di wilayah Jawa Barat dan ada sebanyak 4.756 personil disiagakan lengkap dengan sarana penunjang untuk melakukan pemantauan khusus ke tempat-tempat ibadah (terutama gereja) maupun pusat-pusat keramaian selama 24 jam penuh, untuk menjaga jaringan listrik tetap andal dan nyaman bagi para pelanggan.
Agung menambahkan, bahwa di 17 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN UID Jawa Barat juga telah dilaksanakan Gelar Pasukan di masing-masing wilayah untuk mengecek kesiapan petugas dan peralatan dalam rangka menyambut momen penting di penghujung tahun 2019.
Selain itu, beberapa upaya yang lain juga dilakukan, seperti menyiapkan 141 Genset, 20 UPS dan 100 Unit Gardu Bergerak serta tidak melakukan pekerjaan/pemeliharaan yang dapat mengganggu pasokan listrik, kecuali pekerjaan perbaikan yang disebabkan gangguan dan kondisi emergency.
Lebih lanjut Agung mengatakan, bahwa beban puncak siang hari Natal diperkirakan sekitar 5.186 MW (Mega Watt) naik 3% dari beban puncak Natal di tahun 2018 sebesar 5.045 MW. Sedangkan pada malam hari Beban Puncak Natal diprediksi mencapai 5.896 MW lebih besar 2% dari realisasi Beban Puncak Natal pada malam hari di tahun 2018 yaitu 5.776 MW. Untuk perayaan Malam Tahun Baru 2020, PLN memperkirakan Beban Puncak diprediksi mencapai 5.421 MW lebih besar dibandingkan dengan realisasi Beban Puncak pada malam tahun baru 2018 sebesar 5.267 MW.








