Bandung (BRS) – Akses vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) diperluas melalui Program Vaksinasi HPV DWP Sehat yang digagas Bio Farma bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat. Program tersebut diluncurkan serentak pada 9 September 2026 di delapan wilayah, yakni Jakarta, Kabupaten Tangerang, Medan, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Manado, dan Denpasar.
Program ini menyasar anggota DWP sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya pencegahan kanker serviks. Melalui perluasan akses vaksinasi, Bio Farma dan DWP Pusat mendorong perlindungan kesehatan dilakukan sejak dini.
Direktur Komersial Bio Farma, Fitri Puspadewi, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi momentum untuk mendekatkan layanan vaksinasi HPV sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya langkah preventif di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Pencegahan selalu menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas kesehatan. Melalui program DWP Sehat, kami ingin menghadirkan akses yang lebih dekat dan mudah bagi anggota DWP untuk mendapatkan vaksinasi HPV, sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa perlindungan terhadap kanker serviks dapat dimulai dari langkah preventif,” ucap Fitri dikutip dari siaran pers Bio Farma, Jumat (18/9/2026).
Menurut Fitri, kesehatan perempuan memiliki keterkaitan dengan kesejahteraan keluarga dan generasi penerus. Karena itu, ia mengajak anggota DWP memanfaatkan program vaksinasi tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Satu langkah pencegahan hari ini merupakan bagian dari investasi kesehatan untuk masa depan,” tambahnya.
HPV merupakan penyebab utama kanker serviks. Infeksi virus ini dapat terjadi tanpa menimbulkan gejala sehingga seseorang bisa tidak menyadari dirinya telah terinfeksi. Penularan terutama terjadi melalui kontak langsung kulit ke kulit di area genital.
Karena itu, pencegahan kanker serviks dapat dilakukan melalui sejumlah langkah, termasuk vaksinasi HPV dan deteksi dini melalui skrining sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.
Berdasarkan data GLOBOCAN 2022 yang dikutip Kementerian Kesehatan RI dalam artikel “Kanker Serviks, Bisa Dicegah, Bisa Dieliminasi” pada 26 Februari 2025, terdapat sekitar 36.964 kasus baru dan 20.708 kematian akibat kanker serviks di Indonesia pada 2022.
Data tersebut juga menempatkan kanker serviks sebagai kanker yang paling banyak ditemukan pada perempuan di Indonesia setelah kanker payudara.
Ketua Umum DWP, Ida Budi Gunadi Sadikin, mengatakan kesehatan perempuan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun keluarga yang sehat. Hal tersebut disampaikannya saat peluncuran Program DWP Sehat di Jakarta.
“Program DWP Sehat adalah salah satu program prioritas. Mari kita bersama menjadikan kesehatan sebagai investasi di masa depan, karena perempuan yang sehat akan melahirkan keluarga yang berkualitas, dan keluarga yang berkualitas adalah fondasi bagi Indonesia yang lebih maju,” papar Ida.
Program Vaksinasi HPV DWP Sehat menjadi bagian dari kolaborasi Bio Farma dan DWP Pusat untuk memperluas akses terhadap upaya pencegahan kanker serviks. Program tersebut juga sejalan dengan komitmen Bio Farma dalam menyediakan produk dan solusi kesehatan bagi masyarakat.
Bio Farma, sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan dengan semangat “Advancing Hope, Shaping The Future”, menyatakan terus mengembangkan kapabilitas, aset, dan inovasi perusahaan untuk mendukung industri strategis nasional serta menciptakan nilai jangka panjang.
Melalui program yang dilaksanakan di delapan wilayah tersebut, Bio Farma dan DWP Pusat mengajak anggota DWP beserta keluarganya memanfaatkan vaksinasi HPV sesuai ketentuan yang berlaku.








