Sumedang (BRS) – PT Bio Farma (Persero) mendukung langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam percepatan pemulihan layanan publik pascabencana di Aceh Tamiang melalui penyediaan lebih dari 1.000 dosis vaksin influenza bagi Tim Satuan Tugas (Satgas) Kemendagri. Program vaksinasi ini menyasar praja dan pegawai Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang akan diterjunkan ke wilayah terdampak bencana.
Vaksinasi influenza tersebut diberikan kepada 1.134 praja dan pegawai IPDN yang diberangkatkan ke Aceh Tamiang pada pekan pertama Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan personel Satgas selama menjalankan tugas pemulihan layanan publik di daerah bencana.
Rektor IPDN, Halilul Khairi, menyambut baik pelaksanaan vaksinasi ini sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan dan perlindungan kesehatan personel yang terlibat langsung di lapangan. Menurutnya, penugasan praja dan pegawai IPDN merupakan mandat langsung dari Menteri Dalam Negeri.
“Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, IPDN menurunkan sebanyak 1.134 personel yang terdiri dari praja dan pegawai pendamping ke Aceh Tamiang untuk mengaktifkan kembali layanan publik yang terdampak bencana, seperti kantor pemerintahan, layanan kesehatan, dan pendidikan,” kata Halilul dikutip dari siaran pers Bio FaemaRabu (7/1/2025).
Ia menambahkan, vaksinasi influenza menjadi langkah penting dalam melindungi kesehatan Tim Satgas Kemendagri agar dapat menjalankan tugas secara optimal selama berada di wilayah terdampak bencana.
Daerah pascabencana diketahui memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit menular akibat kondisi sanitasi yang buruk, keterbatasan air bersih, kepadatan pengungsi, serta lingkungan yang lembap. Salah satu penyakit yang rentan muncul dalam kondisi tersebut adalah influenza, yang mudah menular ketika daya tahan tubuh menurun akibat kelelahan, stres, dan kurangnya asupan nutrisi.
Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, menjelaskan bahwa dukungan vaksinasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah, khususnya pada fase pemulihan pascabencana.
“Kami berkomitmen menghadirkan solusi preventif bagi Tim Satgas yang rentan terpapar penyakit selama bertugas di daerah bencana. Melalui vaksinasi influenza ini, kami berharap para petugas dapat bekerja secara optimal dalam mempercepat pemulihan pascabencana dan mengaktifkan kembali layanan publik bagi masyarakat,” kata Kamelia.
Sebagai perusahaan BUMN di bidang farmasi, Bio Farma menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai program kesehatan masyarakat, termasuk penanganan dan pemulihan pascabencana. Dukungan tersebut diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam menjaga kesehatan petugas dan mempercepat pemulihan kehidupan sosial serta layanan publik di wilayah terdampak.









