Bandung (BRS) – Jawa Barat kembali membuktikan diri sebagai magnet investasi di Indonesia. Hingga Juli 2025, realisasi investasi di Tanah Pasundan telah mencapai Rp72,5 triliun, menurut data yang dirilis oleh Kementerian Investasi/BKPM.
Angka ini menandai konsistensi Jabar sebagai daerah favorit investor, baik dalam maupun luar negeri.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas capaian ini. Ia menegaskan bahwa hasil ini adalah kerja keras banyak pihak, dari lini terdepan di tingkat RT dan RW, hingga pejabat daerah yang mengawal proses investasi.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga iklim investasi dari gangguan, hambatan infrastruktur, hingga keamanan,” ucapnya dikutip dari siaran pers Diskominfo Jabar, Rabu (13/8/2025).
Menurut Dedi, sukses ini tidak datang begitu saja. Ada kebijakan strategis yang menjadi pondasi, salah satunya pemberantasan premanisme di kawasan industri.
“Sekarang angka premanisme di dunia industri menurun tajam, kita bisa lihat hari ini di Jabar,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kecerdasan kepala daerah dalam menciptakan kemudahan berinvestasi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menambahkan bahwa Pemprov Jabar kini mengandalkan integrasi data digital untuk mengakselerasi berbagai sektor pembangunan.
Platform digital ini memuat data investasi, hilirisasi, dunia usaha, hingga ketenagakerjaan, yang membantu mempercepat layanan seperti Online Single Submission (OSS) dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Tak hanya dari sisi investasi, perekonomian Jabar juga terbilang sehat. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat inflasi tahunan pada Juli 2025 hanya 2,03 persen. Sementara neraca perdagangan periode Januari–Juni 2025 mencatat surplus 12,63 miliar USD, naik dibanding periode yang sama tahun lalu.
Capaian ini menjadi kado manis di Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Barat. Sebuah bukti bahwa dengan kerja sama, koordinasi, dan inovasi, Jabar bukan hanya bertahan di puncak, tapi juga terus melesat sebagai primadona investasi di Indonesia.
Untuk itu Jabar semakin siap menghadapi tantangan global dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan investasi dan perekonomian.
Dengan kerja keras dan kebijakan strategis, Jawa Barat terus membuktikan diri sebagai salah satu provinsi yang paling diminati oleh investor. Dengan capaian investasi yang terus meningkat, Jabar siap menjadi pusat ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.








