Wagub Erwan Dorong Sinergi Pentahelix untuk Jawab Tantangan Digital di Jabar

Bandung (BRS) – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berharap National Conference and 3rd Anniversary CommIT Indonesia tidak sekadar menjadi forum pertemuan para pegiat teknologi informasi (IT), tetapi mampu melahirkan gagasan dan inovasi baru untuk menjawab berbagai tantangan digital di Indonesia, khususnya Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Erwan saat menghadiri National Conference and 3rd Anniversary CommIT_Indonesia bertema “Beyond Connectivity – Intelligent Ecosystems” 2026 di Hotel Holiday Inn Bandung, Sabtu (22/8/2026).

Saat memberikan sambutan di hadapan ratusan peserta, Wagub Erwan meminta agar konferensi tersebut dapat melahirkan inovasi dan memperkuat tranformasi dalam bidang IT di Jabar.

“Saya berharap dari konferensi ini lahir ide-ide baru, sehingga kualitas IT di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, semakin meningkat,” kata Erwan.

Erwan pun menegaskan Pemerintah Provinsi Jabar mendukung penuh kegiatan dan kolaborasi yang selama ini telah dibangun bersama komunitas IT. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan transformasi digital sehingga diperlukan sinergi pentahelix yang melibatkan berbagai unsur.

“Pemerintah tentu tidak bisa berjalan sendirian. Kita membutuhkan sinergi pentahelix. Komunitas IT seperti CommIT Indonesia memegang peranan penting sebagai jembatan inovasi antara riset, industri, dan kebijakan publik,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Jabar memiliki modal besar untuk mengembangkan ekosistem digital. Dari 5.312 desa dan sekitar 600 kelurahan, hampir 95 persen wilayah desa dan kelurahan di Jawa Barat saat ini telah terjangkau internet. Erwan berharap capaian tersebut dapat mencapai 100 persen pada tahun depan.

Bagi Erwan, pemerataan konektivitas harus diikuti dengan lahirnya inovasi yang memberikan manfaat nyata. Karena itu, ia berharap forum CommIT Indonesia dapat menjadi salah satu ruang lahirnya ide-ide baru yang tidak hanya menjawab tantangan teknologi saat ini, tetapi juga memperkuat ekosistem digital Jawa Barat dan Indonesia ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *