Bandung (BRS) – Memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sudah menjadi tradisi. Mulai dari pasang bendera, umbul-umbul, lampu hias, sampai baliho. Namun PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat mengingatkan, semangat kemerdekaan harus dibarengi dengan keselamatan.
Dekorasi yang dipasang terlalu dekat dengan jaringan listrik bisa memicu korsleting hingga kecelakaan. Karena itu PLN mengimbau masyarakat menjaga jarak aman minimal 3 meter dari kabel dan tiang listrik.
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin, dalam keterangannya, mengajak warga untuk tetap merayakan 17 Agustus dengan meriah, tapi tidak mengabaikan aspek kelistrikan.
“Kami mengajak masyarakat memeriahkan HUT ke-81 RI dengan penuh semangat, namun tetap memperhatikan keselamatan ketenagalistrikan. Pastikan bendera, umbul-umbul, lampu hias, baliho, dan ornamen lainnya dipasang dengan jarak aman dari jaringan listrik. Dengan kepedulian bersama, perayaan kemerdekaan dapat berlangsung meriah, nyaman, dan aman,” ujar Joharifin, Senin (3/8).
Selain jarak aman, PLN juga meminta warga tidak mengikat, memaku, atau menempelkan atribut kemerdekaan di tiang listrik. Tindakan itu tidak hanya merusak aset PLN, tetapi juga sangat berbahaya karena tiang dan kabel bertegangan tinggi.
“Tiang listrik bukan tempat untuk memasang bendera atau umbul-umbul. Selain merusak, ini bisa menyebabkan sengatan listrik. Mari kita jaga bersama agar perayaan kemerdekaan tidak menimbulkan korban,” tambahnya.
PLN juga mengingatkan agar penggunaan lampu hias dan peralatan listrik selama perayaan memperhatikan standar keamanan. Gunakan perangkat yang sudah berlabel Standar Nasional Indonesia atau SNI. Pastikan juga total beban listrik tidak melebihi kapasitas daya di rumah atau lokasi kegiatan agar tidak terjadi korsleting.
Untuk kegiatan Agustusan seperti lomba, panggung hiburan, atau acara lingkungan, masyarakat bisa mengajukan layanan Penyambungan Sementara melalui aplikasi PLN Mobile. Caranya mudah dan resmi. Bagi yang ingin menambah daya untuk kebutuhan sehari-hari, PLN juga menyediakan layanan tambah daya.
Joharifin kembali menekankan agar warga tidak melakukan penyambungan listrik secara ilegal. Selain melanggar aturan, sambungan liar sangat berisiko menimbulkan kebakaran dan bahaya jiwa.
“Kami berharap masyarakat turut menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan ketenagalistrikan. Apabila menemukan atribut kemerdekaan yang terpasang terlalu dekat dengan jaringan listrik atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan, segera laporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutup Joharifin.
Dengan imbauan ini, PLN UID Jawa Barat berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal selama rangkaian HUT ke-81 RI. Di sisi lain, PLN juga mengajak seluruh masyarakat Jabar untuk lebih peduli terhadap keselamatan ketenagalistrikan.














