Ciamis (BRS) – Rest area Karangkamulyan kini menjadi salah satu proyek unggulan Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Kawasan yang berada di jalur strategis Priangan Timur itu disiapkan sebagai pusat ekonomi terintegrasi berbasis UMKM, pariwisata, dan ekonomi syariah.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, pengembangan rest area Karangkamulyan merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Priangan Timur.
Menurutnya, konsep yang diterapkan di kawasan tersebut menjadi yang pertama di luar jalan tol karena menggabungkan berbagai sektor dalam satu kawasan ekonomi terpadu.
“Rest area Karangkamulyan ini menjadi role model pertama di luar tol dengan konsep integrasi antara pariwisata, pertanian, UMKM, dan ekonomi syariah. Ini inovasi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Herdiat, Jumat (5/6/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan rest area tidak hanya memberi manfaat bagi pengguna jalan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar. Saat ini, sudah tersedia 15 kios UMKM yang menjual berbagai produk lokal unggulan Kabupaten Ciamis.
Pemerintah daerah pun berencana menambah jumlah kios dan memperluas kawasan ekonomi tersebut secara bertahap. Pengembangan dilakukan dengan melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk Baznas dan kontribusi sosial dari ASN.
“Ke depan akan terus dikembangkan. Sekarang baru 15 kios dan nanti akan kita tambah lagi agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat ekonominya,” katanya.
Herdiat menilai, pengembangan kawasan ekonomi kreatif seperti Karangkamulyan akan memberikan efek langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aktivitas perdagangan yang terus tumbuh diyakini mampu meningkatkan perputaran uang di daerah sekaligus mendongkrak PAD Kabupaten Ciamis.
Selain menjadi tempat singgah, rest area Karangkamulyan juga diproyeksikan sebagai etalase produk UMKM dan hasil pertanian lokal. Pengunjung yang melintas di jalur Priangan Timur dapat menikmati kuliner, membeli produk lokal, hingga mengenal potensi wisata daerah dalam satu kawasan.
“Yang paling penting masyarakat terbantu. Pedagang mendapat penghasilan, pembeli nyaman, ekonomi bergerak, dan dampaknya tentu akan meningkatkan pendapatan daerah,” ungkapnya.
Lokasi rest area yang berada di jalur utama Priangan Timur dinilai sangat potensial untuk menarik pengunjung setiap hari. Tingginya arus kendaraan yang melintas menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar produk lokal.
Pemkab Ciamis optimistis rest area Karangkamulyan akan menjadi pusat ekonomi kreatif baru sekaligus contoh pengembangan kawasan ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Pemerintah berharap konsep tersebut mampu memperkuat daya saing ekonomi Ciamis di wilayah Priangan Timur maupun Jawa Barat.












