Kurban Jadi Penjaga Solidaritas, Baznas Jabar Salurkan Puluhan Hewan ke Wilayah Rentan

Bandung (BRS) – Momentum Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat yang masih menghadapi tekanan ekonomi. Tahun ini, Baznas Jabar menyalurkan 15 ekor sapi dan 23 ekor domba ke berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk kawasan pedesaan dan wilayah dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih terbatas.

Distribusi hewan kurban tersebut bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi upaya menghadirkan pemerataan kebahagiaan bagi warga yang selama ini jarang menikmati daging kurban saat Idul Adha. Sejumlah titik penyaluran diprioritaskan untuk masyarakat rentan, mulai dari daerah pelosok hingga lingkungan dengan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan Baznas Jabar, Ijang Faisal mengatakan nilai utama kurban terletak pada kepedulian dan keikhlasan berbagi kepada sesama. Menurutnya, Iduladha menjadi pengingat penting bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama.

“Iduladha mengajarkan kita tentang pentingnya berbagi kebahagiaan. Masih banyak masyarakat yang dalam kesehariannya hidup dengan keterbatasan. Karena itu, distribusi daging kurban diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan, mempererat solidaritas sosial, dan menumbuhkan rasa saling peduli di tengah masyarakat,” kata Ijang, dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Di berbagai lokasi distribusi, suasana kebersamaan terlihat sejak proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban kepada warga. Relawan, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar ikut bergotong royong memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Anak-anak hingga orang tua tampak antusias menerima paket daging kurban. Bagi sebagian masyarakat, momentum Idul Adha menjadi kesempatan langka menikmati hidangan berbahan daging bersama keluarga. Kondisi itu yang membuat distribusi kurban dinilai memiliki makna sosial yang jauh lebih besar dibanding sekadar kegiatan seremonial tahunan.

Ijang menegaskan, kurban bukan hanya tentang ibadah personal, melainkan juga bentuk nyata penguatan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. Terlebih saat ini masih banyak kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan akibat tekanan ekonomi dan belum meratanya tingkat kesejahteraan.

“Semoga amanah para mudhahhi diterima Allah SWT dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menghadirkan semangat berbagi dan kepedulian pada Iduladha tahun ini,” katanya.

Selain mendistribusikan hewan kurban ke sejumlah daerah, Baznas Jabar juga melibatkan relawan dan masyarakat dalam proses pemotongan hingga penyaluran daging di titik layanan sosial dan keagamaan. Langkah tersebut dilakukan agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas sekaligus memperkuat semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.

Baznas Jabar berharap semangat Idul Adha tidak berhenti pada rutinitas tahunan semata. Lebih dari itu, momentum kurban diharapkan menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial harus terus dijaga, terutama kepada masyarakat yang masih hidup dalam keterbatasan.

Di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya reda, distribusi kurban menjadi simbol bahwa solidaritas dan kebersamaan tetap hidup di tengah masyarakat Jawa Barat. Melalui semangat berbagi, Idul Adha kembali menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *