Erwan Sebut Media Harus Jadi Ruang Belajar & Riset

Bandung (BRS) – Tidak dipungkiri, sebagai salah satu dari lima pilar utama Pentahelix (media, akademisi, bisnis, pemerintah, dan komunitas), media memiliki peran sebagai expander dan pembangun brand image, media bertanggung jawab menyebarkan informasi, edukasi, serta mempromosikan inisiatif secara luas untuk mendukung pembangunan, penanggulangan bencana, dan perubahan sosial.

Saat menghadiri soft launching kantor Garuda TV di Jalan Bengawan nomor 75, Kota Bandung, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berharap media lokal dan insan kreatif mampu menjadi motor inspirasi, pemantik gagasan dan semangat.

Selain itu, Garuda TV juga diharapkan menjadi ruang riset kecil yang menghasilkan program, ruang kerja sama dan ruang belajar yang memetakan solusi untuk persoalan nyata di daerah.

Erwan pun mendorong Garuda TV untuk membuat konten yang menonjolkan kearifan lokal, bahasa lokal, budaya lokal.

“Mari kita dorong konten yang bukan hanya viral sesaat, tetapi berkelanjutan, konten yang memberi nilai ekonomi bagi pelaku lokal, sekaligus memperkaya khazanah budaya bangsa,” kata Erwan, Senin (2/3/2026).

Erwan mengapresiasi peran Garuda TV yang selama ini aktif memberitakan berbagai program pembangunan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Menurutnya, kehadiran media sangat penting dalam menyebarluaskan informasi pembangunan agar dapat diketahui masyarakat secara luas.

“Dengan adanya Garuda TV, masyarakat yang sebelumnya tidak tahu berbagai program unggulan Jawa Barat kini bisa mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap Garuda TV Biro Jawa Barat ke depan dapat membuka ruang dialog yang lebih luas. Dengan begitu, kolaborasi dan diskusi publik terkait pembangunan daerah dapat berjalan semakin optimal.

Sementara itu, Kepala Biro Garuda TV Jawa Barat, Yudi Setia Kurniawan, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak.

“Baik pemerintah, masyarakat, maupun komunitas, guna menghadirkan tayangan yang inspiratif, edukatif, dan solutif bagi masyarakat Jawa Barat,” kata Yudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *