Bandung–Ketapang Tembus 1.000 KM: KA Sangkuriang Resmi Beroperasi!

Bandung (BRS) – Gebrakan baru dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk memanjakan pelancong dan pelaku bisnis. Tepat pada Jumat, 1 Mei 2026, KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang (PP) resmi meluncur perdana dari Stasiun Bandung, membuka akses langsung dari jantung Jawa Barat hingga ujung timur Pulau Jawa. Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin didampingi EVP Daop 2 Bandung Hendra Wahyono, melepas keberangkatan perdana KA Sangkuriang tersebut.

​Peresmian ini menjadi tonggak sejarah baru dalam konektivitas lintas provinsi. Betapa tidak, kereta ini menempuh jarak fantastis sekitar ± 1.002 kilometer dengan durasi perjalanan 16 jam 7 menit. Kehadirannya bukan sekadar menambah pilihan transportasi, melainkan menjadi jembatan penghubung ekonomi dan pariwisata yang sangat strategis.

​Okupansi Meledak di Hari Pertama

​Antusiasme warga terhadap rute “Trans-Jawa” ini tergolong luar biasa. Berdasarkan data KAI, pada keberangkatan perdana hari ini, tercatat sebanyak 1.076 tiket terjual. Angka ini mencerminkan tingkat okupansi mencapai 235,9% dari total kapasitas kursi yang tersedia, menunjukkan bahwa masyarakat sangat menantikan layanan ini.

Dirut KAI Bobby Rasyidin sebelum melepas perdana KA Sangkuriang di Stasiun Bandung, Jumat (1/5/2026). (Dok. Humas Daop 2)

​Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa kehadiran KA Sangkuriang adalah jawaban atas aspirasi pelanggan.

​”KA Sangkuriang hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pelanggan yang menginginkan konektivitas langsung dari Bandung menuju berbagai kota besar di Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Banyuwangi. Tingginya penjualan tiket pada hari pertama menunjukkan layanan ini sangat diminati,” tegas Kuswardojo, Jumat (1/5/2026).

​Fasilitas dan Harga Tiket

​KA Sangkuriang menawarkan tiga kelas layanan untuk mengakomodasi berbagai segmen penumpang dengan total 456 kursi per rangkaian, yaitu ​Kelas Ekonomi: Mulai dari Rp450.000 (240 tempat duduk), Kelas Eksekutif: Mulai dari Rp700.000 (200 tempat duduk), dan Kelas Compartemen: Mulai dari Rp2.250.000 (16 tempat duduk untuk privasi ekstra).

​Gerbang Menuju Wisata Unggulan dan Bali

​Salah satu nilai jual utama rute ini adalah perannya sebagai “pintu masuk” menuju Pulau Dewata. Stasiun Ketapang di Banyuwangi merupakan titik akhir yang berdekatan dengan pelabuhan penyeberangan menuju Bali.

​Selain itu, kereta ini melintasi kota-kota wisata ikonik seperti Yogyakarta, Solo, Probolinggo (akses Bromo), hingga Jember. Kuswardojo menambahkan bahwa rute ini akan menjadi penggerak ekonomi di wilayah yang dilalui.

​”Rute ini menghubungkan destinasi unggulan mulai dari wisata belanja di Bandung, kawasan heritage di Jogja-Solo, hingga mendekati pelabuhan Ketapang sebagai gerbang menuju Bali,” ungkap Kuswardojo.

​Bagi masyarakat yang ingin mencoba pengalaman melintasi enam wilayah operasional KAI ini, tiket sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi, atau kanal penjualan mitra lainnya. Dengan kehadiran KA Sangkuriang, kini perjalanan jarak jauh terasa lebih nyaman, aman, dan tentunya ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed