Cianjur (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan perbaikan jalur rel di petak Cibeber–Lampegan telah rampung dan kembali aman dilalui kereta api. Petak Cibeber- Lampegan dinyatakan laik operasi sejak Kamis, 23 April 2026 pukul 20.00 WIB, setelah sebelumnya terdampak gangguan akibat gogosan.
Perbaikan dilakukan secara intensif oleh tim prasarana KAI dengan fokus pada penguatan tubuh baan rel, stabilisasi tanah, serta pemulihan konstruksi jalur agar sesuai standar keselamatan operasional. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menjaga keandalan infrastruktur, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu gangguan serupa.
Sebagai tahap akhir sebelum jalur dioperasikan kembali, KAI menjalankan uji kelayakan melalui perjalanan Kereta Luar Biasa (KLB) dari Cianjur menuju Sukabumi. Kereta melintas dengan kecepatan terbatas dan hasilnya menunjukkan kondisi jalur stabil serta aman digunakan.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa seluruh tahapan perbaikan telah dilakukan secara menyeluruh dan sesuai prosedur.

“KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa jalur pada petak Cibeber–Lampegan telah melalui proses pemeriksaan dan pengujian ketat. Dengan dilaluinya KLB sebagai uji coba, jalur dinyatakan aman untuk operasional kereta api,” kata Kuswardojo, dikutip dari keterangannya, Jumat (24/4/2026).
Seiring selesainya perbaikan tersebut, operasional Kereta Api Siliwangi pada Jumat, 24 April 2026 resmi kembali normal. Kepastian ini memberikan kelegaan bagi masyarakat yang mengandalkan transportasi kereta api di lintas Sukabumi–Cipatat untuk aktivitas harian maupun perjalanan antardaerah.
KAI juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas kesabaran selama proses penanganan berlangsung. Berbagai penyesuaian operasional sebelumnya dilakukan guna meminimalkan dampak gangguan terhadap perjalanan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama KAI dalam setiap kondisi,” tambah Kuswardojo.
Meski jalur telah kembali normal, KAI Daop 2 Bandung tetap melakukan pemantauan dan pemeriksaan berkala di lokasi. Langkah ini penting untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan, terutama di tengah cuaca yang masih dinamis dan berisiko terhadap infrastruktur perkeretaapian.
Pulihnya jalur Cibeber–Lampegan diharapkan mampu mengembalikan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat, khususnya daerah yang terhubung oleh lintas Cianjur dan sekitarnya.
Untuk informasi terbaru terkait jadwal dan layanan kereta api, masyarakat dapat mengakses Contact Center KAI 121, aplikasi Access by KAI, maupun kanal resmi KAI lainnya.











