Bandung (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memprioritaskan pengamanan perjalanan kereta api dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026.
Langkah ini dilakukan melalui penambahan personel lapangan, penguatan pengawasan jalur, hingga mitigasi potensi gangguan cuaca ekstrem.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan bahwa keselamatan perjalanan menjadi fokus utama selama periode mudik.
“KAI menyiapkan sistem pengamanan berlapis, baik di lintas perjalanan maupun di area stasiun, guna memastikan operasional berjalan aman dan lancar,” ucap Kuswardojo di Bandung, Selasa (10/2/2026).
Untuk menjaga keandalan jalur, KAI menyiagakan 151 petugas jalan rel ekstra yang terdiri dari petugas pemeriksa jalur, penjaga perlintasan, serta petugas penjagaan daerah pantauan khusus (Dapsus).
“Kami tempatkan personel tersebut di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan perjalanan,” jelasnya.
Di sektor keamanan, KAI Daop 2 Bandung mengerahkan total 778 personel. Mereka terdiri dari Polsuska, petugas keamanan internal, personel kewilayahan, serta dukungan pengamanan eksternal dari unsur TNI dan instansi terkait.
Penempatan personel, kata Kuswardojo, dilakukan di stasiun, jalur perjalanan, hingga titik-titik strategis yang berpotensi menimbulkan gangguan.
Selain pengamanan personel, KAI juga melakukan pemetaan daerah pantauan khusus yang berisiko tanah bergerak, longsor, banjir, dan jembatan rawan.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, KAI menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), sarana khusus, lokomotif posko, serta sarana cadangan di sejumlah stasiun strategis seperti Cibungur, Purwakarta, Bandung, Cibatu, Tasikmalaya, dan Banjar.
Dari sisi sarana, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 30 lokomotif dan 275 kereta dalam kondisi siap operasi. Seluruh armada telah melalui pemeriksaan dan perawatan berkala guna memastikan perjalanan berlangsung aman selama masa angkutan Lebaran.
Kuswardojo menegaskan, berbagai langkah pengamanan ini merupakan komitmen KAI untuk menghadirkan perjalanan mudik yang selamat dan nyaman bagi masyarakat.
“Dengan penambahan personel, pengawasan jalur, serta kesiapan sarana, kami memastikan perjalanan kereta api selama Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, nyaman, dan selamat,” pungkasnya.
Selain aspek pengamanan, KAI Daop 2 Bandung juga tetap menyiapkan layanan kesehatan dan fasilitas pendukung di stasiun sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan selama periode mudik.














