Sepanjang Nataru, KAI Sukses Angkut 5.334 Motor

Jakarta (BRS) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan kinerja positif dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. KAI memastikan layanan transportasi publik berbasis rel berjalan tertib, aman, dan tepat waktu.

Program Angkutan Motor Gratis (Motis) menjadi salah satu program strategis yang mendapat respons tinggi dari masyarakat. Motis memberikan alternatif perjalanan yang aman dan efisien bagi pemudik, serta mendukung upaya pemerintah dalam menekan kepadatan lalu lintas jalan raya.

Layanan Motis dilaksanakan melalui dua lintas utama, yaitu Lintas Utara dan Lintas Tengah. Pendaftaran program Motis dibuka pada 1 hingga 29 Desember 2025, dengan masa pelaksanaan 23 Desember 2025 sampai 5 Januari 2026.

Hingga 5 Januari 2026, jumlah pendaftar Motis secara kumulatif mencapai 5.923 pelanggan, dengan realisasi pemuatan motor sebanyak 5.334 unit dan total penumpang tercatat 21.213 orang. Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi Motis Nataru 2024/2025.

“Terima kasih kepada seluruh pelanggan dan stakeholder yang telah mempercayakan perjalanan libur akhir tahun kepada KAI. Kami terus memperkuat layanan digital dan operasional agar perjalanan kereta api semakin andal, aman, nyaman, serta mendukung transportasi yang ramah lingkungan,” ungkap Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam siaran persnya, Selasa (6/1/2026).

KAI melayani 4.179.095 pelanggan selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, tumbuh 12,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja operasional KAI tetap terjaga dengan tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,68 persen dan ketepatan waktu kedatangan 96,13 persen.

KAI berkomitmen melanjutkan penguatan layanan berbasis teknologi dan peningkatan kualitas operasional sebagai bagian dari transformasi perusahaan.

Langkah ini diarahkan untuk memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi publik yang mendukung mobilitas nasional serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed