Bandung (BRS) – Keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati semakin diketahui banyak orang. Seiring dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan mensinergikannya dengan pengembangan pariwisata.
Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin mengajak semua stakeholders pariwisata dan influencer untuk mempromosikan BIJB Kertajati di Majalengka.
Menurutnya, jika BIJB Kertajati semakin dikenal luas masyarakat, maka sektor pariwisata di Kawasan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) akan semakin berkembang.
“Jawa Barat sudah memiliki BIJB yang juga peringkat kedua bandara terluas di Indonesia, dan saat ini kami terus promosi. Tentunya, kami sangat berharap dengan kehadiran bapak dan ibu, Kertajati semakin dikenal dan didatangi,” kata Bey dalam acara Gala Dinner Kertajati Familiarization Trip di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (2/12/2023).
“Adapun salah satu daya tariknya adalah pariwisata Jabar yang sangat beragam, dari mulai gunung, kuliner, _fashion_, sampai wisata bahari juga ada,” imbuhnya.
Bey juga menuturkan, acara yang dihadiri oleh travel agent, influencer, Gerakan Pesona Indonesia (GenPI), dan sejumlah organisasi kepariwisataan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemda Provinsi Jabar untuk mempromosikan BIJB Kertajati sekaligus pariwisata Ciayumajakuning.
“Tentunya saat ini media sosial sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Karena pengaruh media sosial, banyak wisatawan yang hadir ke suatu tempat,” ucap Bey.
Dengan kolaborasi yang kuat berbagai pihak, kata Bey, BIJB Kertajati akan semakin familier. Sejalan dengan promosi tersebut, Pemda Provinsi Jabar juga akan terus mendorong pengembangan pariwisata di Ciayumajakuning.
“Agar ditingkatkan fasilitasnya, dan pemerintah juga perlu masukan kritikan agar Jabar lebih baik lagi memberikan pelayanan pariwisata,” tuturnya.
Selain itu, Bey juga mendorong promosi kereta cepat Whoosh dan menghubungkan dengan pariwisata Ciayumajakuning. Ia mengusulkan adanya paket wisata yang dapat menghubungkan BIJB Kertajati, destinasi wisata Ciayumajakuning, dan kereta cepat Whoosh.
“Kalau ada, akan sangat menarik, karena Whoosh pasarnya bukan hanya domestik, tapi juga Asia Tenggara,” pungkasnya.










