Jakarta (BRS); – Guna mewujudkan visi Jabar Juara Lahir Bathin, Rabu (12/2/2020) malam digelar acara Forum Silaturahmi Tokoh Masyarakat Jawa Barat yang berlangsung di Hotel Sahid Jakarta. Dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan apresiasi karena telah digelarnya acara yang mempertemukan para stakeholder dan tokoh penting Jawa Barat untuk kembali memperkuat tujuan menjadikan Jabar Juara Lahir Batin.
Pada paparannya, Gubernur juga mengemukakan perkembangan pembangunan Jawa Barat yang hingga kini sudah memberikan hasil yang signifikan namun belum maksimal. Untuk itu pihaknya meminta dukungan anggaran yang berkeadilan dari APBN untuk percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di daerah.
Dalam forum ini, Gubernur juga meminta komitmen dan dukungan dari para anggota DPR dan DPD dari dapil Jabar untuk dapat memperjuangkan dukungan anggaran dari pusat ke Jabar yang proporsional memperhatikan aspek demografi dan luas wilayah.
Dia mencontohkan, dana transfer ke kabupaten/ kota tahun 2020 untuk Jabar sebesar Rp 48,3 triliun. Sedangkan dana transfer untuk Jawa Tengah mencapai Rp 48,8 triliun, dan Jatim Rp 54,4 triliun. Menurutnya ini karena jumlah kabupaten/ kota di Jabar lebih sedikit, yakni hanya 27, jika dibandingkan dengan Jateng 35, dan Jatim 38, hal ini berpengaruh pada besar-kcilnya dana transfer ke daerah. Oleh karenanya Jabar perlu dimekarkan. Idealnya dari 27, Jabar dimekarkan menjadi 40 kabupaten/ kota.
Menurut Gubernur terkait dengan pemekaran Jabar, pemekaran akan dilakukan di 21 kabupaten/ kota, akan tetapi usulan daerah otonom baru yang memasuki prosedur final, baru ada enam, yakni Garut Selatan, Bekasi Utara, Sukabumi Utara, Cianjur Selatan, Bogor Barat, dan Indramayu Barat.











