Bandung (BRS) – Tahun 2020 mendatang, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka diproyeksikan akan menjadi pusat pemberangkatan perjalanan ibadah haji dan umrah khususnya bagi masyarakat Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah. Demikian hal ini dikemukakan Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.
Dalam pertemuannya dengan Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi) Jabar di Gedung Sate Bandung, Senin (14/10), Uu mengungkapkan bahwa BIJB harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk menjadi tempat pemberangkatan dan kedatangan para jemaah haji selain dari Bandara Soekarno Hatta.
Adapun Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat saat ini terus menggenjot sarana penunjang ke BIJB termasuk dengan pembangunan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu). Selain itu, landasan pacu BIJB juga akan diperluas sehingga bisa menampung pesawat berbadan lebar sesuai ketentuan dari maskapai penerbangan haji.
Kepada Sapuhi, Uu mengimbau mereka untuk terus mengawasi para perusahaan anggotanya agar memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan Kementerian Agama.
Ketua DPD Sapuhi Jabar Zainul Rofiq sementara itu mengatakan, meski baru terbentuk dua bulan, Sapuhi kini sudah memiliki 54 anggota yang sudah berizin alias legal. Pihaknya pun berkomitmen menjadikan BIJB Kertajati sebagai home base umrah Jawa Barat. Zainul juga menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat Jabar dalam menjalankan ibadah umrah melalui perusahaan travel dibawah Sapuhi.











