Bandung (BRS) – Dalam Peringatan Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) 2019 bertajuk “Vision First” dan tema nasional ‘Mata Sehat, SDM Unggul’, yang berlangsung di Parkir Barat Gedung Sate Bandung, Selasa (15/10), Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengungkapkan betapa pentingnya menjaga kesehatan mata terutama pada anak-anak di usia belajar. Menurut Uu, teknologi modern seperti komputer dan gadget dapat menjadi ancaman bagi penglihatan anak-anak bila tidak diawasi. Untuk itu, dirinya menghimbau para orang tua agar berperan aktif menjaga kesehatan mata anak.
Secara umum acara ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebutaan dan gangguan penglihatan sebagai masalah kesehatan masyarakat global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, pada tahun 1999-2000, ada sebanyak 285 juta orang penduduk bumi memiliki masalah dalam penglihatan. Hampir 39 juta orang di antaranya menderita kebutaan. 246 juta orang lainnya mengalami gangguan penglihatan. Dan, 90 persen dari para penyandang gangguan penglihatan dan kebutaan ini hidup di negara-negara berkembang dengan pendapatan atau upah yang rendah.
Untuk mengatasai masalah ini, WHO bersama dengan International Agency for Prevention of Blindness (IAPB) telah menyusun strategi penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan yang dikenal dengan program Vision 2020, bernama ‘Right to Sight’.
Pada puncak peringatan Hari Penglihatan Sedunia Nasional Tahun 2019, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyerahkan bantuan berupa 500 kacamata gratis untuk anak-anak sekolah yang hadir dalam acara di Gedung Sate ini.








