Bandung (BRS) – Bandung menjadi kota kedua pelaksanaan Festival Kuliner Indomaret 2019. Bertempat di Halaman Gedung Sate Bandung, festival yang berlangsung dari tanggal 5-6 Oktober 2019 ini menghadirkan 50 booth kuliner yang terdiri dari 25 booth makanan yang ada di Indomaret, dan 25 booth dari UMKM Bandung.
Marketing Director PT Indomarco Prismatama, Wiwiek Yusuf memaparkan, Festival Kuliner Indomaret ini sebelumnya sudah dihadirkan di Bekasi pada Maret 2019 lalu, setelah Bandung, akan dihadirkan lagi di Tangerang dan Surabaya. Dikatakan Wiwiek, festival di Bandung ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada warga Bandung bahwa kini di Indomaret juga menjual beberapa jenis produk makanan siap saji atau matang, diantaranya seperti ayam geprek, nasi goreng, burger, sosis bakar, sandwich, dan mi goreng.
“Festival ini kita mengkombinasikan antara makanan yang siap dijual di Indomaret dengan makanan lokal itu konsep kita, supaya kuliner di daerah atau pengusaha makanan juga hidup,” ucap Wiwiek di Gedung Sate, Sabtu (5/10).
Ditambahkan Wiwiek, dengan target pengunjung sebanyak 22 ribu orang, diharapkan bisa menikmati semua sajian yang ada pada Festival Kuliner Indomaret ini. Lebih lanjut disampaikan bahwa kehadiran Indomaret di tengah-tengah warga Bandung selalu mendapat respon yang baik, dan festival ini menjadi wujud rasa terima kasih Indomaret kepada masyarakat yang sudah setia menjadi pelanggan.
Dalam rangkaian festival ini diluncurkan pula aplikasi i.Saku yang bekerja sama pula dengan Bank Mandiri. Aplikasi i.Saku hadir sebagai alat pembayaran elektronik yang juga bekerja sama dengan Indomaret. Commercial Project Executive PT Inti Dunia Sukses, Handi Kurniawan mengatakan, dalam festival ini i.Saku turut berpartisipasi dengan membuka booth pendaftaran. Saldo sepuluh ribu rupiah dibagi-bagikan kepada 5 ribu pengguna i.Saku yang melakukan transaksi top up e-money minimal seratus ribu rupiah. Handi menambahkan, dari festival ini diharapkan mampu menyasar tambahan pengguna i.Saku sebanyak 22 ribu orang.











