[ad_1]
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi berencana melakukan pengurangan PNS sesuai rasio utamanya untuk menghemat anggaran belanja pegawai. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan akan mengikuti aturan itu bila programnya masuk akal.
“Saya akan ikut apa pun yang dilakukan program Pak Menpan RB selama masuk akal, kita akan upayakan hal yang sama,” ungkap Wali Kota Bandung yang sering disapa Kang Emil di kantor Kemenpan RB, Jl Jenderal Soedirman, Jakarta Selatan, Kamis (10/2/2016).
Ia menambahkan saat ini ada undang-undang ASN sehingga ada pegawai bekerja berdasarkan kontrak kerja. “Artinya bisa kerja di Pemkot Bandung tanpa harus jadi PNS. Tergantung skillnya, berapa lamanya itu gak masalah,” imbuhnya.
Jumlah PNS Bandung yang berprofesi sebagai guru menurut Kang Emil ada di atas angka 20.000. Sedangkan PNS non guru ada sekitar 9.000 an.
“Saya kira kita menyesuaikan saja, ada segitu kita optimalkan berkurang juga kita improvisasi, tapi yang pasti tidak akan bertambah lebih banyak lagi. Yang ada tuh malah kekurangan-kekurangan khususnya untuk PNS yang skill seperti dokter, sarjana teknik,” kata Kang Emil.
Jumlah PNS yang ada hingga kini menurut Kang Emil akan dimaksimalkan SDM-nya. Ia belum dapat menilai idealnya jumlah itu karena harus diteliti lebih lanjut.
“Tapi saya harus memaksimalkan apa yang ada, tapi kalau dari pak menteri arahannya mengefisienkan tentu saya juga,” pungkasnya.
Sebelumnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) berencana melakukan rasionalisasi pegawai. Rasionalisasi terhadap pegawai tak produktif juga dilakukan untuk menekan pengeluaran anggaran gaji pegawai.
(erd/erd)
Sumber : Detik
© Bandung Juara
[ad_2]













