[ad_1]
Bagi sebagian orang yang memiliki hobi mendaki tentu sudah tak asing dengan Tebing Parang yang terletak di Purwakarta, Jawa Barat. Memiliki tiga tower dengan masing-masing ketinggian, yaitu tower 1 tingginya 955 mdpl, tower 2 dengan ketinggian 896 mdpl, dan tower 3 tingginya 879 mdpl, tebing ini menjadi salah satu wisata ekstrim yang patut disambangi.
Mungkin untuk beberapa orang, kegiatan memanjat tebing merupakan kegiatan yang sangat berbahaya, tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk Miftahuddin. Pria kelahiran Kampung Cihuni ini berhasil menaklukan Tebing Parang Tower 3 melalui jalur Bandung Rock hingga ke teras empat tanpa menggunakan pengaman.
Dalam kesempatan kali ini, Miftah dengan senang hati menemani tim Super Adventure meniti terjalnya Tebing Parang. Bagi orang yang memiliki hobi dan sering melakukan pendakian, seperti Miftah, tentu kegiatan ini terasa mengasyikan.
Namun, bagi tim Super Adventure, khususnya Abiyoga yang tak biasa melakukan panjat tebing, kegiatan ini merupakan tantangan baru. Teriknya matahari dan beratnya medan merupakan segelintir kendala yang dihadapi saat pendakian, walau sempat terpikir untuk mundur, kegigihan Miftah mampu menjadi penyemangat bagi Abiyoga.
Bagi sebagian orang yang memiliki hobi mendaki tentu sudah tak asing dengan Tebing Parang yang terletak di Purwakarta, Jawa Barat. Memiliki tiga tower dengan masing-masing ketinggian, yaitu tower 1 tingginya 955 mdpl, tower 2 dengan ketinggian 896 mdpl, dan tower 3 tingginya 879 mdpl, tebing ini menjadi salah satu wisata ekstrim yang patut disambangi.
Mungkin untuk beberapa orang, kegiatan memanjat tebing merupakan kegiatan yang sangat berbahaya, tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk Miftahuddin. Pria kelahiran Kampung Cihuni ini berhasil menaklukan Tebing Parang Tower 3 melalui jalur Bandung Rock hingga ke teras empat tanpa menggunakan pengaman.
Dalam kesempatan kali ini, Miftah dengan senang hati menemani tim Super Adventure meniti terjalnya Tebing Parang. Bagi orang yang memiliki hobi dan sering melakukan pendakian, seperti Miftah, tentu kegiatan ini terasa mengasyikan.
Namun, bagi tim Super Adventure, khususnya Abiyoga yang tak biasa melakukan panjat tebing, kegiatan ini merupakan tantangan baru. Teriknya matahari dan beratnya medan merupakan segelintir kendala yang dihadapi saat pendakian, walau sempat terpikir untuk mundur, kegigihan Miftah mampu menjadi penyemangat bagi Abiyoga.
Sumber : KOMPAS
[ad_2]









