Bandung (BRS) – Upaya PT Bio Farma (Persero) memperkuat industri kesehatan nasional kembali mendapat apresiasi. Perusahaan farmasi milik negara itu berhasil meraih Public Health Innovative Award pada ajang IWEB Award 2026, sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi menghadirkan inovasi dan memperluas akses masyarakat terhadap produk kesehatan.
Penghargaan tersebut diterima oleh Manajer Hubungan Internal Bio Farma, Hafizh Mizwar, yang mewakili perusahaan dalam seremoni penghargaan di Bandung, Rabu (29/7/2026).
Ketua Umum Ikatan Wartawan Ekonomi Bisnis (IWEB), Dea Andriyawan, menjelaskan penghargaan diberikan kepada institusi yang dinilai mampu menghadirkan inovasi sekaligus membangun komunikasi publik yang terbuka.
“Kami menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan membutuhkan harmoni antara pemerintah, dunia usaha, institusi, dan insan media. IWEB Award menjadi bentuk apresiasi kepada para pembawa perubahan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Dea.
Bagi Bio Farma, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus mempercepat transformasi perusahaan, terutama sebagai bagian dari ekosistem Danantara yang mendorong BUMN menjadi lebih profesional, inovatif, dan berdaya saing global.
Sekretaris Perusahaan Bio Farma, Bambang Heriyanto, mengatakan perusahaan akan terus memperkuat kapasitas riset, produksi, serta pengembangan berbagai produk life science yang dibutuhkan masyarakat.
“Transformasi yang kami lakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat. Kami terus memperkuat riset, kapasitas produksi, tata kelola, hingga komunikasi publik yang transparan agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu inovasi yang kini dikembangkan adalah Bio-TCV, vaksin tifoid konjugat yang diharapkan dapat membantu menekan kasus tifoid di Indonesia.
Selain memperkuat kebutuhan dalam negeri, Bio Farma juga terus meningkatkan kapasitas produksi vaksin berbasis teknologi konjugasi guna membuka peluang ekspor melalui proses prakualifikasi WHO dan registrasi di berbagai negara.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri life science dunia, sekaligus menjaga keberlanjutan Program Imunisasi Nasional melalui penyediaan vaksin dan produk bioteknologi berkualitas.
Melalui penghargaan ini, Bio Farma menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi kesehatan yang tidak hanya meningkatkan daya saing perusahaan, tetapi juga mendukung kemandirian industri kesehatan nasional serta memperluas kontribusi Indonesia di tingkat global.














