Bandung (BRS) – Pemerintah Kota Bandung terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai program ketenagakerjaan. Salah satu langkah konkret yang kembali digelar tahun ini adalah Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026, yang akan menghadirkan lebih dari 2.361 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung tersebut akan berlangsung di GOR KONI Bandung, Jalan Jakarta, pada Kamis, 18 Juni 2026. Bursa kerja ini menjadi jembatan antara perusahaan dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan, sekaligus menjadi salah satu instrumen untuk mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Bandung.
Fungsional Madya Pengantar Kerja sekaligus Ketua Tim Pasar Kerja Disnaker Kota Bandung, Ilham Mulyana, mengatakan penyelenggaraan job fair dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah Kota Bandung agar akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja semakin mudah.
“Penyelenggaraan job fair ini sengaja disebar ke beberapa wilayah di Kota Bandung agar akses masyarakat terhadap informasi lowongan pekerjaan semakin mudah. Dengan mendekatkan layanan kepada warga, kami berharap semakin banyak pencari kerja yang dapat memanfaatkan kesempatan ini sehingga turut membantu menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka Kota Bandung yang saat ini berada di angka 7,2 persen,” ujar Ilham di Bandung, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, job fair tidak hanya menjadi tempat bertemunya pencari kerja dan perusahaan, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja dan memperkuat hubungan antara dunia usaha dengan tenaga kerja lokal.
Pada penyelenggaraan kali ini, sebanyak 20 perusahaan akan hadir secara langsung di lokasi. Selain itu, lebih dari 30 perusahaan lainnya dapat diakses secara daring melalui aplikasi New BIMMA, sehingga peluang yang tersedia menjadi lebih luas.
Kesempatan kerja yang ditawarkan juga terbuka untuk berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari lulusan SMP, SMA/SMK, Diploma, Sarjana (S1), hingga Pascasarjana (S2). Kondisi tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pencari kerja dengan beragam kompetensi dan pengalaman.
Selain menyediakan lowongan kerja, kegiatan ini juga menghadirkan layanan konsultasi ketenagakerjaan dari Disnaker Kota Bandung serta Balai Latihan Kerja (BLK). Peserta dapat memperoleh informasi mengenai program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Tak hanya itu, masyarakat yang memiliki minat bekerja di luar negeri juga dapat memperoleh informasi dan pendampingan dari lembaga yang bekerja sama sebagai sending organization untuk penempatan tenaga kerja ke berbagai negara, termasuk Jepang.
Sementara itu, Fungsional Pertama Pengantar Kerja Disnaker Kota Bandung, Cahyadi Maulana, mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bentuk ikhtiar dalam mendapatkan pekerjaan.
“Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 menjadi wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan berbagai perusahaan secara langsung. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin guna memperoleh informasi lowongan kerja yang sesuai dengan kompetensi dan minat masing-masing,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan memperoleh pekerjaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan diri, sikap profesional, serta kelengkapan profil dan dokumen yang dimiliki pelamar.
Melalui penyelenggaraan job fair ini, Pemkot Bandung berharap semakin banyak warga terserap ke dunia kerja, sehingga upaya menekan angka pengangguran dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.














