Bandung (BRS) – Pemerintah Kota Bandung terus mempercepat program beautifikasi di 17 ruas jalan utama sepanjang tahun 2026. Penataan ini tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur jalan, tetapi juga diarahkan untuk mempercantik estetika Kota Bandung sebagai kota wisata yang nyaman, modern, dan ramah pejalan kaki.
Sejumlah koridor strategis seperti Jalan Braga, Ir. H. Juanda, Merdeka, Wastukancana, Asia Afrika, hingga Jalan Cihampelas kini menjadi fokus penataan wajah kota. Program tersebut mencakup rehabilitasi trotoar, pemasangan bollard, normalisasi drainase, perbaikan akses bangunan, hingga penggantian material pedestrian dengan beton pola dan ubin beton yang lebih estetik.
Berdasarkan data per 8 Juni 2026, progres penataan trotoar di sejumlah ruas menunjukkan perkembangan signifikan. Jalan Wastukancana menjadi koridor dengan progres tertinggi mencapai 64,56 persen, disusul Jalan Braga sebesar 53,71 persen dan Jalan Tamblong sebesar 23,89 persen.
Sementara sejumlah ruas lain seperti Jalan Riau, Jalan Sunda, Jalan Sumatera, Jalan Jawa, Jalan Asia Afrika dan Jalan Cihampelas masih berada dalam tahap pengerjaan sesuai target Triwulan II 2026.
“Program beautifikasi ini bukan hanya soal memperbaiki jalan, tetapi juga membangun wajah baru Kota Bandung yang lebih nyaman, aman, dan memiliki daya tarik visual bagi warga maupun wisatawan,” demikian narasi keterangan resmi Diskominfo Kota Bandung, Senin (8/6/2026).
Selain mempercantik trotoar dan koridor wisata, Pemkot Bandung juga memperkuat kualitas jalan melalui pekerjaan overlay di berbagai ruas utama kota. Dari total 10 paket pekerjaan overlay, lima di antaranya telah rampung 100 persen.
Beberapa ruas yang telah selesai meliputi Jalan Astanaanyar–Panjunan, Jalan L.L.R.E. Martadinata, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Lengkong Besar–Lengkong Kecil, hingga Jalan Stasion Timur–Perintis Kemerdekaan.
Adapun pekerjaan overlay di koridor Jalan Merdeka, Braga, dan Wastukancana kini telah mencapai progres 85,73 persen. Sedangkan paket Jalan Tamansari dan Sulanjana berada di angka 58,04 persen.
Secara keseluruhan, proyek overlay jalan dalam program beautifikasi ini mencakup panjang penanganan sekitar 10,24 kilometer dengan luas pekerjaan lebih dari 119 ribu meter persegi.
Tak hanya memperbaiki tampilan kota, sejumlah koridor seperti Jalan Veteran, Naripan, Asia Afrika, Suniaraja, dan Banceuy juga disiapkan menjadi bagian dari pengembangan jalur Bus Rapid Transit (BRT). Integrasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem transportasi publik yang lebih terhubung sekaligus mendukung konsep kota ramah pejalan kaki.
“Melalui integrasi penataan trotoar, peningkatan kualitas jalan dan pengembangan transportasi publik, Pemkot Bandung menargetkan terciptanya koridor kota yang lebih estetis dan berdaya tarik,” lanjut keterangan tersebut.
Dengan progres sejumlah proyek yang mulai terlihat, wajah baru Kota Bandung diproyeksikan akan tampil lebih tertata dan modern secara bertahap sepanjang 2026.













