Malang (BRS) – Bio Farma kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan ekosistem halal nasional setelah meraih Silver Award kategori Research & Community Services pada ajang Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang digelar Universitas Brawijaya di Malang (5/5/2026) lalu.
Capaian ini menjadi pengakuan atas langkah Bio Farma dalam memperkuat riset, inovasi, pengabdian masyarakat, hingga penerapan standar halal yang berkelanjutan di sektor life science dan kesehatan nasional.
Dalam siaran pers Bio Farma, Rabu (12/5/2026), menginformasikan bahwa Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar simbol apresiasi, melainkan motivasi untuk terus memperluas kontribusi perusahaan bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi Bio Farma untuk terus menghadirkan inovasi berbasis riset, memperkuat kolaborasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin memastikan produk dan layanan kesehatan yang dihadirkan tidak hanya aman dan berkualitas, tetapi juga sesuai dengan prinsip halal dan kepercayaan masyarakat Indonesia,” kata Shadiq.
Sebagai perusahaan life science nasional, Bio Farma menilai penerapan prinsip halal kini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap industri kesehatan. Hal itu juga dinilai mampu meningkatkan daya saing produk kesehatan Indonesia di tingkat global.
Di tengah perkembangan industri halal yang terus tumbuh, Bio Farma terus melakukan penguatan tata kelola perusahaan, inovasi berkelanjutan, serta peningkatan kualitas produk dan layanan kesehatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap proses bisnis berjalan sesuai standar keamanan, mutu, dan kepatuhan yang berlaku.
Tak hanya fokus pada inovasi produk, Bio Farma juga aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat pengembangan industri halal nasional, khususnya di sektor kesehatan dan life science. Upaya itu mencakup pengembangan riset, peningkatan kualitas layanan, hingga kontribusi sosial yang berkelanjutan.
Penghargaan dari Universitas Brawijaya ini sekaligus mempertegas posisi Bio Farma sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada penguatan ekosistem kesehatan nasional yang inklusif dan terpercaya.
Ke depan, Bio Farma menargetkan kolaborasi yang lebih luas bersama institusi pendidikan, lembaga riset, pemerintah, hingga pelaku industri untuk mempercepat pengembangan ekosistem halal di Indonesia. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi Indonesia dalam industri kesehatan global sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.








