Bandung (BRS) – Pemerintah Kota Bandung mulai memasuki tahap seleksi pengelola baru untuk Bandung Zoo, menyusul rampungnya kesepakatan lintas pemerintah terkait kriteria dan batasan lembaga yang dapat terlibat dalam pengelolaan kebun binatang tersebut.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan penentuan kualifikasi pengelola telah melalui koordinasi antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat.
“Hari ini Bandung Zoo sudah keluar keputusan dari pengelola bersama, dari Pemkot, Pemprov, dan Pemerintah Pusat tentang batas-batas kategori bagi lembaga-lembaga konservasi berbadan hukum yang akan masuk dalam pengelolaan,” ucapnya, Jumat (10/4/2026).
Dalam waktu dekat, Farhan akan bertemu dengan panitia seleksi (pansel) guna membahas tahapan lanjutan proses penjaringan. Ia berharap pertemuan tersebut segera menghasilkan kejelasan teknis seleksi.
Minat terhadap pengelolaan Bandung Zoo disebut cukup tinggi. Hingga kini, sudah ada tiga hingga empat calon yang menyatakan ketertarikan untuk terlibat.
“Yang sudah masuk sekitar tiga sampai empat calon,” ungkap Farhan.
Para kandidat berasal dari beragam latar belakang, mulai dari lembaga konservasi berbadan hukum hingga pihak swasta yang memiliki minat di sektor pengelolaan satwa.
Menurut Farhan, tingginya animo tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya pembenahan Bandung Zoo ke depan, terutama setelah berbagai persoalan yang sempat mencuat.
Ia juga menanggapi perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terhadap Bandung Zoo. Farhan menilai hal itu wajar karena kebun binatang tersebut memiliki nilai historis dan kedekatan emosional dengan masyarakat Jawa Barat.
“Buat orang Jawa Barat ada ikatan budaya yang kuat di belakang Bandung Zoo. Jadi wajar apabila Pak Gubernur sangat konsen terhadap masalah ini,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengelolaan lembaga konservasi, khususnya yang berkaitan dengan satwa dilindungi, tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Karena yang namanya satwa dilindungi itu 100 persen kewenangan pemerintah pusat,” tegasnya.
Dengan kriteria yang telah ditetapkan serta mulai masuknya sejumlah calon, Pemkot Bandung optimistis proses seleksi dapat berjalan transparan dan menghasilkan pengelola profesional untuk masa depan Bandung Zoo.














