Dishub Bandung Perketat Rampcheck Bus Jelang Mudik, Lebih 100 Armada Sudah Diperiksa

Bandung (BRS) – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memperketat pemeriksaan kelayakan kendaraan atau rampcheck terhadap bus angkutan penumpang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan armada yang membawa pemudik benar-benar aman dan siap menempuh perjalanan jarak jauh.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan rampcheck telah dimulai sejak 2 Maret dan akan terus berlangsung hingga H+7 Lebaran. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan kecelakaan sekaligus meningkatkan standar keselamatan transportasi selama masa mudik.

“Rampcheck sudah kita laksanakan sejak 2 Maret dan akan terus berjalan sampai H+7 Lebaran,” kata Rasdian di Bandung, Jumat (13/3/2026).

Pemeriksaan dilakukan di sejumlah terminal utama di Kota Bandung, seperti Terminal Leuwipanjang, Terminal Cicaheum, Terminal ST Hall, dan Terminal Ledeng. Di titik-titik ini, petugas mengecek kondisi teknis armada yang akan mengangkut penumpang selama periode angkutan Lebaran.

Tak hanya di terminal, Dishub juga mendatangi langsung garasi perusahaan otobus (PO). Cara ini ditempuh untuk memastikan bus yang belum masuk terminal pun tetap melalui pemeriksaan kelayakan sebelum beroperasi.

“Kami juga melakukan rampcheck langsung ke PO bus agar seluruh armada yang akan beroperasi selama mudik benar-benar dalam kondisi laik jalan,” kata Rasdian.

Hingga pertengahan Maret, Dishub telah memeriksa lebih dari 100 unit bus. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap komponen vital kendaraan, mulai dari sistem pengereman, lampu penerangan, kemudi, kondisi ban, hingga performa mesin.

Selain kondisi kendaraan, kesehatan pengemudi juga menjadi perhatian dalam kegiatan rampcheck. Petugas memastikan pengemudi berada dalam kondisi sehat dan siap menjalankan perjalanan panjang selama masa mudik.

“Rampcheck ini untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan pengemudinya juga sehat secara jasmani maupun rohani,” ujarnya.

Dishub berharap langkah ini dapat meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan bus dari Kota Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *