Bandung (BRS) – Ustadz Abdul Somad (UAS) mengajak masyarakat Kota Bandung untuk bersama-sama memakmurkan Masjid Raya Bandung atau Masjid Alun-alun sebagai bagian dari ikhtiar menjaga keberlangsungan rumah ibadah dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah dinamika kehidupan perkotaan.
Ajakan tersebut disampaikan UAS saat memberikan tausyiah dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Besar Cipaganti, Kota Bandung, Jumat (23/1/2026).
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya peran masjid besar yang berada di pusat kota sebagai ruang ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan umat.
UAS secara khusus mengingatkan jemaah agar memberikan perhatian lebih terhadap Masjid Raya Bandung yang memiliki posisi strategis dan nilai simbolik bagi masyarakat. Menurutnya, masjid di jantung kota harus senantiasa dihidupkan dengan berbagai aktivitas ibadah dan syiar Islam.
“Sekarang ada masjid yang perlu diramaikan dan dimakmurkan bersama, yaitu Masjid Agung Alun-alun Kota Bandung,” kata UAS di hadapan ratusan jemaah.
Ia menegaskan bahwa membangun dan memakmurkan masjid merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah seseorang meninggal dunia.
“Kalau mau umur panjang, maka bangunlah masjid. Kalau tidak bisa membangun, makmurkan masjid,” tuturnya.
Lebih lanjut, UAS mencontohkan bagaimana para pemimpin dan generasi terdahulu meninggalkan jejak kebaikan melalui masjid yang mereka bangun dan rawat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi.
Seruan tersebut mendapat dukungan dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia menyampaikan bahwa nasihat ulama merupakan pedoman moral yang patut dijadikan pegangan bersama oleh masyarakat.
“Kalau ajakan itu datang dari seorang ulama, tentu patut kita dengarkan dan kita laksanakan bersama,” kata Farhan.
Farhan juga mengajak warga Kota Bandung untuk tidak hanya memakmurkan masjid di lingkungan masing-masing, tetapi turut menjaga dan menghidupkan masjid-masjid ikonik yang memiliki nilai sejarah, sosial, dan spiritual bagi kota.














