Bandung (BRS) – Bencana angin puting beliung yang terjadi beberapa hari lalu menyisakan kerusakan yang harus segera diperbaiki.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyebut untuk perbaikan rumah rusak sudah ada pada anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang.
“Ada dari anggaran BTT Pemkab Sumedang,” kata Bey di Gedung Sate Bandung, pekan lalu.
Selain itu, Bey juga menyebut bahwa Pemkab Sumedang sudah menetapkan status tanggap darurat bencana puting beliung yang terjadi di kawasan Jatinangor – Rancaekek, Rabu (21/2/2024) lalu.
Dalam kejadian itu, Bey menyebut tak ada korban jiwa. Namun untuk biaya pengobatan korban luka ditanggung oleh Pemprov Jabar.
“Tidak ada korban jiwa. Untuk korban luka tidak menjadi tanggungan korban, melainkan difasilitasi oleh Pemprov Jabar yang ada di klinik Kahatex,” kata Bey.
Bey mengingatkan pula potensi cuaca ekstrem pada bulan Maret 2024. Diharapkan seluruh komponen waspada dan hati-hati dengan perubahan cuaca yang sangat cepat.
“Sudah disampaikan (dari prakiraan BMKG) bahwa cuaca ekstrem berpotensi terjadi pada bulan Maret. Kita tidak menyangka akan terjadi puting beliung. Jadi memang pada akhirnya kita harus waspada, hati-hati dengan perubahan cuaca yang sangat cepat,” pungkas Bey.







