“NASEHAT” PENGETAHUAN BAGI INVESTOR MUDA DARI SBM ITB DALAM THE 1ST INDONESIA INVESTOR SUMMIT 2021

Bandung (BRS) – Wakil Dekan Sumber Daya SBM ITB Aurik Gustomo mengatakan, selama beberapa tahun terakhir pertumbuhan jumlah investor pasar modal di Indonesia tercatat terus bertambah secara signifikan. Pada akhir 2020, jumlah investor saham tumbuh 53,47 persen menjadi 1,7 juta investor dari posisi akhir 2019 yang sebanyak 1,1 juta investor.

Pada 2021 hingga Mei 2021, jumlah investor tercatat kembali meningkat menjadi 2,4 juta investor saham. Menurut Aurik, hal tersebut merupakan tren yang sangat baik bagi bursa saham Indoesia karena kemajuan bursa saham akan juga memberikan dampak yang positif bagi kondisi perekonomian.

Tren peningkatan jumlah investor dipicu oleh antusiasme masyarakat untuk berinvestasi semakin tinggi sehingga semakin banyak orang mulai berinvestasi sejak dini. Banyak generasi milenial, bahkan generasi Z, sudah mulai berinvestasi. Hal itu terjadi karena semakin mudah melakukan investasi di bursa saham.

“Tapi di sisi lain, tren ini harus diimbangi dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik terkait bursa saham dan cara berinvestasinya, sehingga para calon investor akan paham bagaimana potensi serta risiko yang ada dari berinvestasi saham,” kata Aurik.

Keinginan menyediakan pengetahuan tentang bursa saham menjadi dasar Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB), bekerja sama dengan IAI (Investor Academy Indonesia) mengadakan “The First Indonesia Investor Summit 2021” pada Sabtu (26/6/2021) dan Minggu (27/6/2021).

Melalui acara tersebut, SBM ITB ingin memberikan media edukasi kepada para investor ataupun calon investor mengenai seluk beluk investasi yang tepat di bursa saham. Dengan demikian, semakin banyak investor ritel dapat sukses di bursa saham Indonesia.

Aurik berterimakasih kepada berbagai pihak, di antaranya Bursa Efek Indonesia, para investor andal dan ternama, serta jajaran direksi dari berbagai emiten yang bersedia menjadi bagian dari acara Investor Summit. Aurik juga mengucapkan terima kasih atas dukungan para sponsor, yakni PT Metrodata Electronics Tbk, PT Bank BJB, Tbk, dan PT Irfindo.

Dalam acara Investor Summit, SBM ITB juga mengajak peserta acara untuk penggalangan dana bagi Saung Angklung Udjo dan beasiswa mahasiswa ITB yang terdampak pandemi Covid-19.

Dikatakan Aurik, banyak pihak yang harus berjuang untuk dapat bertahan saat pandemi Covid-19, salah satunya rekan-rekan di Saung Angklung Udjo.

Saung angklung Udjo mengalami keterbatasan dalam melakukan kegiatannya untuk melestarikan salah satu asset budaya nasional, yaitu Angklung, saat pandemi Covid-19. Selain itu, banyak mahasiswa di ITB yang juga mengalami kesulitan finansial selama pandemi berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *