Bandung (BRS) – Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terpapar COVID-19. Dari data yang ada hingga saat ini sudah ada 171 nakes yang positif terpapar COVID-19.
Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pelayanan Medik, Perawatan, dan Penunjang RSHS dr. Yana Akhmad Supriatna mengatakan, sampai saat ini total ada 212 pegawai RSHS yang positif COVID-19, diantaranya 171 nakes dan 41 pegawai non-medis.
“Hingga Minggu 20 Juni, tercatat 212 orang, ini cukup meningkat dibanding bulan sebelumnya. Mei sebanyak 61 orang, sekarang 212 orang,” ucap dr. Yana kepada media, Senin (21/6/2021).
dr. Yana menambahkan, bahwa dari jumlah tersebut, 14 orang di antaranya harus menjalani perawatan. Sedangkan selebihnya mengalami gejala ringan dan hanya dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Menurutnya, para nakes dan pegawai yang terpapar itu karena tingginya jumlah pasien COVID-19 yang terus berdatangan ke RSHS.
Sejauh ini, menurut dr. Yana, RSHS telah melakukan penambahan tempat tidur menjadi 231 unit, yang terdiri dari 48 ICU untuk pasen COVID-19 dengan gejala berat, dan 183 tempat tidur untuk pasien isolasi non-ICU atau bergejala sedang.
“Bed occupancy rate (BOR) atau tempat tidur COVID-19 RSHS untuk ICU 91 persen. BOR non-ICU 89,6 persen. Total BOR RSHS 89 persen. Saat ini RSHS sudah merawat 207 pasien COVID-19,” ucapnya.
“Dengan adanya lonjakan ini, bed di RSHS masih sangat kurang. Dan ini pun berdampak dengan terpaparnya tenaga medis. Ini jadi beban fisik dan psikologis bagi tenaga medis RSHS,” imbuhnya.
Lebih lanjut dr. Yana mengatakan, RSHS telah melakukan rekrutmen SDM. Namun, pihaknya berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Kementerian Kesehatan segera mengirimkan SDM tambahan.














